<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981</id><updated>2012-01-31T00:00:38.267-08:00</updated><category term='Arya'/><category term='Kesehatan'/><category term='wiken'/><category term='Motivasi'/><category term='All about baby'/><category term='My Family'/><category term='Masakan'/><category term='GOR'/><title type='text'>The Suseno's Family</title><subtitle type='html'>Catatan harian, inspirasi, motivasi, tips, resep dan lain-lain...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>44</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-8074923665147313153</id><published>2011-12-25T22:24:00.000-08:00</published><updated>2011-12-25T23:17:51.698-08:00</updated><title type='text'>Galau</title><content type='html'>Entah kenapa beberapa hari belakangan ini aku merasakan galau yang amat sangat. Galau, atau lebih tepatnya bosan barangkali. Tapi ahhh, bosan kok terus. Dari kapan hari itu aku bilangnya bosaaaann muluh. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Need a relax, i said. Need to go to a new place, i said.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kemudian doaku terkabul. Dalam kurun tiga bulan terakhir (Okt hingga Des 2011) Tuhan memberiku kesempatan pergi ke luar daerah. Beberapa masih dalam region Sulawesi, seperti ke Pohuwato, Gorontalo, Bulukumba (yang ini gak jadi pergi ding karena nyiapin bahan buat ke Banndung), Palopo, dan Toraja. Sebagiannya lagi ke Jawa, lebih tepatnya ke Bandung, tiga kali untuk kota yang sama dalam kurun waktu tiga bulan tersebut. Meskipun dalam konteks pekerjaan bolehlah perjalanan-perjalanan tersebut kumaknai juga sebagai salah satu hasil dari doaku yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;go to the new place &lt;/span&gt;ituh bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian apa yang kurasakan? Apakah aku sudah lepas dari kebosanan dengan perjalanan ke luar daerah tersebut? Setiap kali keluar daerah aku sms atau menelepon suamiku tersayang. Banyak sekali keluhanku selama keluar daerah itu. Yang capek lah, lemas, mual, muntah, hingga jatuh sakit meriang dan menggigil. Kemudian aku merasakan penat yang amat sangat hingga ketika ditawari keluar daerah lagi aku menolaknya dengan halus. Yah, setidaknya hingga akhir Desember 2011 ini aku ingin beristirahat dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku malah berpikiran kasihan sekali Arya karena sering ditinggal mamanya. Yah, memang rutinitas setiap akhir tahun selalu begitu. Sibuk. Ke kantor ke lapangan. Bukan cuma aku tetapi juga mas. Berganti-ganti kami berdua ke luar daerah. Untung saja datang bala bantuan. Selama tiga bulan terakhir bapak dan ibu mertua bertandang ke rumah kami di Makassar untuk memastikan semuanya baik-baik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku berpikir untuk meminta cuti akhir tahun. Melepaskan diri sejenak dari kungkungan pekerjaan dan timbunan tanggung jawab di kantor. Menikmati menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;full time mother&lt;/span&gt; untuk anakku tersayang. Melakukan semua hal rumah tangga : mencuci, memasak, berberes rumah, mengantarkan anak jalan memutar kompleks, bercanda dengan anak, dst dst dst. Di tengah guyuran hujan yang terus mengguyur kota Makassar aku pun terjebak kebosanan di rumah. Dan lihatlah sodara-sodara! Betapa saya masih menyebut kata itu! D*mn! Betapa tidak bersyukurnya aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah hidup terus berjalan. Akankah aku terus mengeluh bosan? Betapa tidak bersyukurnya aku ini. Ya Alloh, jangan hukum aku. Kumohon. Jadikan aku hambaMu yang pandai bersyukur. Bahwasanya perjalanan hidupku hingga detik ini adalah karuniaMu semata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allohu Rabb.. Jadikan aku ibu yang semourna untuk anak-anakku, istri yang sempurna untuk suamiku, dan seorang pribadi dan hambaMu yang lebih baik dari hari ke hari. Kuserahkan kegalauan ini kepadaMu. Engkau Maha Pembolak-balik hati. Jadikanlah hatiku senantiasa ceria dan bersyukur kepadaMu. Amin ya Rabb.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-8074923665147313153?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/8074923665147313153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2011/12/galau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/8074923665147313153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/8074923665147313153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2011/12/galau.html' title='Galau'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-938646330680602852</id><published>2011-10-31T20:47:00.000-07:00</published><updated>2011-10-31T21:35:39.325-07:00</updated><title type='text'>Novel Negeri 5 Menara Membuatku Bangga Menjadi Bagian Dari Negeri Ini</title><content type='html'>Saya membaca novel Negeri 5 Menara, novel terbitan Bentang Pustaka ini 'agak' terlambat dari yang lain. Bayangkan, novel ini mulai dicetak pertama kali di Bulan Agustus 2009 dan pada bulan Oktober 2011 saya baru saja 'sempat' membacanya. Betapa tertinggalnya saya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali melahap novel ini, saya sudah terpana sejak membaca kalimat pertama. Kalimat-kalimat yang dituturkannya begitu membumi. Meskipun novel ini menceritakan kisah hidupnya sendiri, penulis tidak terjebak untuk 'narsis' dan bangga diri secara berlebihan. Untaian kata-katanya begitu sejuk, rendah hati, menghibur, melelehkan air mata, tertawa, tersenyum, membuat saya melongok ke dalam diri dan hati saya berkali-kali dan tak jarang juga menyentakkan batin saya untuk menata komitmen ibadah dalam diri saya. Novel ini berisi pengalaman sekaligus tuntunan tanpa nada menggurui. Sekaligus merupakan ajang 'reuni' dan 'nostalgia' bagi penulis terhadap sepenggal pengalaman hidupnya di pondok madani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuka Bab I, terdapat puisi dan kata-kata yang mengobarkan semangat yang merupakan hasil karya Imam Syafi'i membuatku berpikiran bahwa mungkin novel ini akan 'aku banget' (yang narsis kok bukan penulisnya malah yang baca ya hehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Orang berilmu dan beradab tidak akan tingal di kampung halaman.&lt;br /&gt;Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang.&lt;br /&gt;Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan.&lt;br /&gt;Berlelah-lelahlah, manisnya hidup akan terasa setelah lelah berjuang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuh, kan... Memang saya banget kan hehe. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konflik pertama novel ini bermula saat Alif Fikri, tokoh utama dalam novel ini tidak setuju ketika ibundanya memintanya untuk melanjutkan sekolah di pondok. Namun kemudian akhirnya Alif memutuskan untuk melanjutkan sekolahnya di pondok madani di sebuah kampung kecil di Pulau Jawa, jauh dari kampungnya di Bayur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pondok madani inilah akhirnya dia digembleng oleh para ustadz, menemukan sahabat-sahabat terbaiknya, menggantungkan mimpi-mimpi mereka dan berusaha sekuat hati menuntaskan pendidikan mereka di pondok madani. Kisah mereka mengalirkan persahabatan yang tulus, menggugah hati untuk meneteskan air mata, namun tak jarang mampu menghadirkan gelak tawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata saya tak henti berlinang ketika akhirnya Baso, salah satu sahabat Alif Fikri yang memutuskan untuk keluar dari pondok madani pada tahun akhir, dimana ujian akhir akan dilaksanakan kurang dari delapan bulan kemudian. Baso memutuskan keluar dari pondok tersebut karena neneknya - satu-satunya orang yang mengurusnya sejak kecil setelah yatim piatu- sakit keras dan seringkali memanggil-manggil namanya. Pun juga tawaran dari kerabatnya di kampung untuk menjadi duru madrasah aliyah di kampunynya nun jauh di Gowa memanggil-manggil hatinya. Dia berpikiran bahwa dengan kembali ke kampung, dia akan dapat meluangkan sebanyak-banyaknya waktu untuk menggapai mimpinya untuk menjadi penghafal Al-Qur'an. Semangatnya untuk menghafal Al-Qur'an tidak pernah surut. Semangat dan kemauannya yang keras untuk memberikan jubah surgawi kepada kedua orang tuanya yang telah tiada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel ini, jujur, telah sangat menguras emosi saya. Menjadikannya sebagai salah satu daftar buku wajib beli dan berharap suatu saat nanti anak saya, Arya juga dapat membaca buku ini, meresapinya dan menjadikannya inspirasi untuk pantang menyerah. " Man Jadda Wa Jada" siapa berusaha dengan sungguh-sungguh pasti akan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel ini membuat saya berbangga diri menjadi bagian dari bangsa ini. Bahwa cibiran dan tudingan yang kerap dialamatkan kepada bangsa ini dijawab dengan karya yang begitu indah seperti novel ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang penasaran seperti apa bukunya, berikut ini saya berikan cuplikan gambar sampulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-8NbzIWIqhmg/Tq92SdlzONI/AAAAAAAAADU/st_Zf9MQOBI/s1600/Negeri_5_Menara._Sebuah_Novel_yang_Terinspirasi_Kisah_Nyata.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 169px; height: 250px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-8NbzIWIqhmg/Tq92SdlzONI/AAAAAAAAADU/st_Zf9MQOBI/s320/Negeri_5_Menara._Sebuah_Novel_yang_Terinspirasi_Kisah_Nyata.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5669880515435641042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang telat membaca novel ini seperti saya, jangan kuatir. Tidak ada kata terlambat untuk membaca novel ini. Insya Alloh banyak manfaatnya. Selamat membaca!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-938646330680602852?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/938646330680602852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2011/10/novel-negeri-5-menara-membuatku-bangga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/938646330680602852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/938646330680602852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2011/10/novel-negeri-5-menara-membuatku-bangga.html' title='Novel Negeri 5 Menara Membuatku Bangga Menjadi Bagian Dari Negeri Ini'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-8NbzIWIqhmg/Tq92SdlzONI/AAAAAAAAADU/st_Zf9MQOBI/s72-c/Negeri_5_Menara._Sebuah_Novel_yang_Terinspirasi_Kisah_Nyata.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-2269309804079556147</id><published>2011-10-11T00:33:00.000-07:00</published><updated>2011-10-11T20:09:30.789-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Arya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GOR'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wiken'/><title type='text'>Jalan-jalan Ke GOR</title><content type='html'>Wiken ini ada Yut, Uti dan Akung Madiun yang datang ke Makassar. Jadi mama dan ayah bisa agak santai sedikit. Karena minggu kemarin kami sudah pergi menyusuri kota Makassar, jadi minggu ini ingin kami habiskan bertiga saja, ayah, mama dan arya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah nya Arya bangun pagi hari minggu ini, jadi sepertinya rencana ke GOR Sudiang akan berjalan dengan lancar. Setelah memandikan Arya dan mempersiapkan bekal susu UHT nya Arya, mama pun segera membangunkan ayah. Ups, untungnya juga ayah cepat bangun dan cepat 'on' hehe. (PS : ayahnya Arya susssaaahhh banget banget pagi karena boboknya juga sangat larut malam, sekitaran jam 3 pagi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daaannn... eng ing eng.. Kami pun bersegera meluncur ke GOR Sudiang yang memang tidak jauh dari rumah. Meninggalkan Yut, Uti dan Akung bertiga di rumah (maap ya Kung, Ti, Yut ;))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampe di GOR, Arya senang bukan kepalang. Langsung heboh pengen naik turun tangga di tribun. Pengen ikutan kakak-kakak maen bola. Lari-larian di GOR. Dan ketemu teman baru, namanya kakak Arie. Anaknya temannya ayah yang kebetulan ketemu di sana. Ini dia beberapa kegiatan Arya yang sempat tertangkap kamera ponselnya mama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-OgIHxLDbRgo/TpUCoyJvAJI/AAAAAAAAACk/7cCMSsGtTys/s1600/Photo0371.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-OgIHxLDbRgo/TpUCoyJvAJI/AAAAAAAAACk/7cCMSsGtTys/s320/Photo0371.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5662435006168891538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Arya lari-larian di depan GOR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-u8qO0K0s-qI/TpUDim8EbpI/AAAAAAAAACw/LGSS7HWO_vI/s1600/Photo0369.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-u8qO0K0s-qI/TpUDim8EbpI/AAAAAAAAACw/LGSS7HWO_vI/s320/Photo0369.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5662435999591198354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Sibuk ngeliatin Ayah yang lagi janjian sama temannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-6gruquJ3aoQ/TpUEKHnQjLI/AAAAAAAAAC8/bSYSBHprvUU/s1600/Photo0373.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-6gruquJ3aoQ/TpUEKHnQjLI/AAAAAAAAAC8/bSYSBHprvUU/s320/Photo0373.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5662436678377180338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Main bola sama&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; teman baruku, namany kk Arie.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-2269309804079556147?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/2269309804079556147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2011/10/jalan-jalan-ke-gor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/2269309804079556147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/2269309804079556147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2011/10/jalan-jalan-ke-gor.html' title='Jalan-jalan Ke GOR'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-OgIHxLDbRgo/TpUCoyJvAJI/AAAAAAAAACk/7cCMSsGtTys/s72-c/Photo0371.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-5647935016222023606</id><published>2011-01-01T16:57:00.001-08:00</published><updated>2011-01-01T16:57:32.214-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'>My Baby Boy Got Fever</title><content type='html'>Tdk tau krn apa tb2 my babyboy demam sejak jam 9 malam td. Mana persediaan Sanmol tdk ada. Jadilah sy pergi ke apotik utk membeliny. Apalg persediaan susu dd tggl sdkt,tdk ckup utk satu malam. Siang kmrn smpe malam dd pup 4x. Lalu diikuti demam. Maka sblm tdur kuminumkan Sanmol sbnyk 6ml. Ak tak mau ambil digital thermo utk mengukur suhuny. Takut shock. Tp perkiraanku suhuny sktr 39 dercel,atau mungkin lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sy dan mas tdk benar2 lelap tertidur. Tanganku menumpu pd bdan arya,takut panasny makin meninggi. Dan Arya pun rewel sepanjang malam. Minum susu berkali2,pipis berkali2 mpe ganti diaper berkali2 jg. Tp bguslah,stdkny panasny sdkt keluar melalui kencingny.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 7.30 wita dy bru bgun n panasny blm trun jg. Akhirny kukompres dy. Bikin air hangat d bak mandi,dan memandikanny dng air hangat. Kemudian membalurkan parutan bwg merah+minyak telon di sekujur tbuhny. Tak lp meminumkan penurun panas n susu. Hope it works.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-5647935016222023606?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/5647935016222023606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2011/01/my-baby-boy-got-fever.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5647935016222023606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5647935016222023606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2011/01/my-baby-boy-got-fever.html' title='My Baby Boy Got Fever'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-6917864403344416164</id><published>2011-01-01T02:14:00.001-08:00</published><updated>2011-01-01T02:14:53.089-08:00</updated><title type='text'>Habibie&amp;Ainun</title><content type='html'>Membaca buku itu membuat sy melihat dalam2 ibu Ainun. Kemudian melongok dalam2 ke dalam diri sy. Ya Allah,btpa mandiri n kuat bu Ainun. Bersuamikan seorang yg hebat n besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sy melihat dalam2 diri sy. Btpa sy msih sering mengeluh ketika berhadapan dng rasa lelah,rasa sakit. Btpa sy msih sering protes pd suami saat dy sibuk dng pekerjaanny hingga larut malam dan tdk ada waktu utk kami. Bu Ainun,inspirasi sy,salah satu resolusi sy mulai thn ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-6917864403344416164?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/6917864403344416164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2011/01/habibie.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/6917864403344416164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/6917864403344416164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2011/01/habibie.html' title='Habibie&amp;Ainun'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-2352328799863486749</id><published>2011-01-01T01:14:00.001-08:00</published><updated>2011-01-01T01:14:57.718-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Rumah (kontrakan) Baruku</title><content type='html'>Huah,sudah hampir sebulanan kami pindah krmh kontrakan yg baru. Suasananya sih nyaman y. Tenang gt. Beda bgt ama kontrakan yg lama. Tapi yg bikin sedih,instalasi listrikny g beres :-(. Berkali2 listrik 'njeglek' tdk kuat menahan beban. Kulkas sudah rusak krn keseringan 'njegleg'. Ac pun jd berisik n g dingin krn listrik drop. Dan mesin cuciku ngadat g mau narik air. Pompa air seringkali bikin 'njegleg',naga2ny jg bklan ngadat jg. Duh gusti,mugi dipun paringi solusi :'(&lt;br /&gt;Sangat tersiksa dng keadaan ini :-( Buat ibu2 ky sy,mesin2 di atas sgt membantu sy mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Allah,please...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-2352328799863486749?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/2352328799863486749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2011/01/rumah-kontrakan-baruku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/2352328799863486749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/2352328799863486749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2011/01/rumah-kontrakan-baruku.html' title='Rumah (kontrakan) Baruku'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-5622320374324577487</id><published>2010-12-29T22:47:00.000-08:00</published><updated>2010-12-29T22:50:38.120-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'>Sibuknya Emak-emak</title><content type='html'>Huah,hr ini smoga bs plg cepat dan mampir nyuciin motor dan potong rambut dan beli kaca helm dan ambil uang di atm dan beli makan dan jemput arya tepat waktu. Huah,sibug banget ya jadi emak-emak,hahahaha. I love become emak-emak,wekeke&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-5622320374324577487?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/5622320374324577487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/12/sibuknya-emak-emak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5622320374324577487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5622320374324577487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/12/sibuknya-emak-emak.html' title='Sibuknya Emak-emak'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-5125679001356893062</id><published>2010-12-29T05:08:00.000-08:00</published><updated>2010-12-29T05:31:01.695-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Cahaya Mataku</title><content type='html'>Hm hm hm.., Setahun sudah Aryadinata berada di tengah-tengah keluarga kami. Tak terperikan indahnya memiliki sang buah hati. Setiap hari ada saja tingkah lakunya yang bikin hati bahagia alias 'marem'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pipinya yang gembil, celotehnya yang *yaampun* cerewet banget (kalo ga lagi tidur, bisa dipastikan mulutnya ngoceh dari a sd z sambil bermain). Pokoknya Lucu dueh.., &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti banyak alhamdulillah terucap untuk karunia yang begitu besar ini. Indah di saat cinta dalam ikatan perkawinan kami mekar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-5125679001356893062?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/5125679001356893062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/12/cahaya-mataku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5125679001356893062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5125679001356893062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/12/cahaya-mataku.html' title='Cahaya Mataku'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-4110102389868100741</id><published>2010-12-28T18:51:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T18:56:49.301-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'></title><content type='html'>Sungguh menakjubkan bagaimana orangtua yang bahagia dan positif akan menghasilkan anak yang tumbuh menjadi pribadi yang mempesona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah rahasia pengasuhan anak secara positif :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Untuk membesarkan anak yang sehat dan bahagia, ajarilah anak untuk mencintai dan menyayangi dirinya sendiri. Caranya: Perhatikan diri Anda sendiri terlebih dahulu. Selalu sediakan waktu bagi diri Anda pribadi di tengah kesibukan harian Anda. Sediakan waktu bagi Anda untuk berolahraga, merawat diri, dan meluangkan waktu bagi pengembangan pribadi Anda. Sadarkah Anda bahwa orangtua yang tidak menghargai dirinya sendiri akan membesarkan anak dengan sifat serupa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Luangkan waktu yang berkualitas setiap hari. Talmud berkata "Setiap helai rumput punya malaikat yang membungkuk di atasnya dan berbisik,'Tumbuh, tumbuh'." Pemberian terindah dari orang dewasa adalah menjadi malaikat itu bagi seorang anak yang istimewa. Tunjukkan betapa Anda sungguh bergembira atas kehadirannya. Jadilah 'Ahli gembira' bagi putra-putri Anda. Ubahlah waktu mengerjakan tugas harian menjadi momen yang berharga dan istimewa. Bernyanyi, memeluk, berbagi tawa dan cerita dapat membuat saat-saat biasa menjadi tak terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jadilah pendengar yang baik. Hal ini bukanlah hal yang mudah bagi orangtua. Betapa sering orangtua menyela dan sibuk dengan nasehat-nasehat bahkan pada saat anak belum selesai berbicara? Simpanlah kekuatiran-kekuatiran Anda pada saat mendengarkan. Cobalah untuk mendengarkan anak Anda sepenuhnya tanpa menghakimi. Anda perlu menahan diri untuk tidak memikirkan atau memberikan pendapat Anda sendiri. Dengarkan mereka dengan hati yang terbuka dan penyayang. Lupakanlah diri Anda dan tempatkanlah diri Anda pada sudut pandang anak Anda. Ajukan pertanyaan-pertanyaan sebagai ganti dari memberikan pendapat. Cara orangtua mendengarkan tanpa menghakimi akan membuat anak merasa diterima dan dimengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Seringlah tertawa, sebab kegembiraan itu menular! Anggaplah pada saat ini diri Anda terpilih untuk melakukan tantangan '30 hari tersenyum bersama keluarga' ! Anda akan menyaksikan keajaiban dari kegembiraan dan kasih sayang yang Anda bawa kepada orang-orang di sekitar Anda. Buatlah momen sehari-hari menjadi luar biasa berkat kegembiraan dan semangat yang Anda bawa ke dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Berilah pengakuan dan penghargaan. Latihlah mulai dari diri Anda sendiri untuk memberikan penghargaan terhadap setiap keberhasilan, bahkan yang paling kecil sekalipun, yang telah Anda lakukan hari ini. 'Pagi ini saya berhasil bangun lebih pagi untuk berolahraga', 'Setelahnya saya berhasil menyiapkan sarapan dan mengantarkan putra saya ke sekolah tanpa terlambat', 'Hari ini saya berhasil sabar menghadapi putra saya'. Ajarlah diri Anda untuk memberikan penghargaan yang tulus atas tugas-tugas sederhana yang Anda berhasil Anda selesaikan. Penghargaan ini akan memberi semangat baru dalam hidup Anda untuk menjalankan tugas yang lebih besar. Luangkanlah waktu 5 menit bagi diri Anda setiap harinya untuk memikirkan dan menuliskan kesuksesan-kesuksesan yang telah Anda raih hari ini. Rasakanlah bagaimana hidup Anda berubah, nikmatilah semangat baru yang mengisi setiap kegiatan Anda. Bagikanlah penghargaan ini juga kepada anak-anak Anda. Berikanlah pujian, pengakuan dan penghargaan yang tulus kepada mereka. Ingat, penghargaan yang baik menekankan pada tindakan, bukan pada prestasi yang dicapai. Ungkapkan penghargaan Anda secara antusias, sungguh-sungguh, dan penuh cinta. 'Horeee…putriku ingat membereskan tempat tidur. Hip, hip, horee…ia bahkan membantu ibu menyapu lantai!' Berikan pelukan terbesar yang dapat diterimanya. Pengakuan dan pujian yang tulus mempunyai kekuatan untuk mengubah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Disiplinkan anak dengan hormat. Ajarkanlah anak turut bertanggung jawab atas tugas-tugas rutin dalam rumah tangga. Anak yang secara aktif turut dilibatkan dalam tugas rutin dalam rumah tangga pada masa dewasanya akan memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar. Perbaiki kesalahan mereka dengan kelembutan namun Anda harus terus-menerus konsisten. Berikan konsekuensi yang wajar dari pelanggaran dengan tujuan untuk mengajarkan tanggung jawab. Janganlah memarahi apalagi mempermalukan anak di depan orang lain atas kesalahan yang mereka perbuat. Ajaklah mereka ke tempat sepi untuk berbicara hanya empat mata dengan Anda. Berikan pengertian sejelas-jelasnya mengapa tindakannya salah. Mintalah anak meminta maaf bila ia berbuat salah. Anda pun perlu meminta maaf kepada anak di saat-saat Anda bersalah atau melalaikan janji Anda kepada mereka. Disiplinkanlah anak tanpa menunjukkan kuasa dan kemarahan &lt;br /&gt;Anda, maka anak akan belajar tumbuh dengan pengendalian diri yang tinggi.&lt;br /&gt;Sampaikan pesan kepada mereka bahwa meskipun perilaku mereka masih perlu ditingkatkan, namun Anda sebagai orangtua tetap menyayangi dan menyukai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Berilah ruang bagi putra-putri Anda untuk melakukan kesalahan. Ingatlah, bahwa setiap orang, apalagi seorang anak, berhak untuk melakukan kesalahan. Kesalahan merupakan bagian dari proses pembelajaran. Temukanlah kebaikan dalam kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan, maka anak Anda akan belajar untuk berani berjuang menghadapi tantangan dan resiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jalani hidup Anda dengan nilai-nilai yang pasti: kejujuran, tanggung jawab, dan semangat saling membantu. Tunjukkanlah dalam keseharian Anda bagaimana Anda selalu konsisten dengan nilai-nilai ini. Libatkan juga putra-putri Anda dalam kegiatan sosial yang secara rutin Anda lakukan. Putra-putri Anda pun akan tumbuh dengan karakter positif yang kuat dalam diri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Fokuskanlah perhatian Anda pada hal-hal yang berjalan benar. Milikilah keyakinan yang meneguhkan keluarga Anda di saat-saat sulit. Anak-anak Anda akan belajar menjadi pribadi yang optimis dan bersyukur setiap hari. Latihlah sikap positif dengan menemukan hal-hal positif dalam setiap hari Anda dan bersyukurlah atasnya selalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintailah anak Anda dengan tulus tanpa syarat, dan ungkapkanlah besarnya kasih sayang Anda tersebut kepada mereka. Anak yang berada dalam kasih sayang yang tulus akan tumbuh dengan lebih bergembira, percaya diri, menyenangkan, serta dapat diandalkan.﻿&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-4110102389868100741?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/4110102389868100741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/12/sungguh-menakjubkan-bagaimana-orangtua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4110102389868100741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4110102389868100741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/12/sungguh-menakjubkan-bagaimana-orangtua.html' title=''/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-852789846241625383</id><published>2010-12-28T18:14:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T18:23:17.354-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'>Shopping-Shopping..,</title><content type='html'>Kemaren sore tiba-tiba aja pengen shopping. Keinginan itu kuat banget. Ga tau kenapa. Ato jangan2 bawaan baby ya. Apakah aku ngidam lagi?? Ohh God, jangan duluuuuu... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasrat nge-mall yang lama hilang tiba-tiba bangkit kembali. Bayangan Matah*ri, Carefo*r, foodcourd makanan, baju-baju bayi, sepatu-sepatu bayi, kemeja-kemeja cowok yang bagus, sepatu-sepatu, kerudung, sepatu-sepatu cewek yang cute., Arghhhhh.., nafsu belanjaku kambuh lagi setelah sekian lama :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tiba-tiba saja ada begitu banyak barang yang memang seharusnya dibeli tetapi belum terbeli. Tapi memang di bulan-bulan ini begitu banyak yang menyita waktuku. Pindah rumah, ulang tahun dd, kerjaan kantor, dsb dsb. Baiklah, tinggal cari waktu yang tepat untuk itu. Apalagi si ayah sudah memberikan lampu hijau untuk 'membelanjakan' (atau menghabiskan ya, hehe)uangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Look at me., sebentar lagi aku akan kembali seperti muda dulu., heuheu.., Mall Panakukkang, Mall Ratu Indah, pasar central, Kareboshi Link. Wait for me!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Tinggal siapkan saja duit tebal-tebal di dompet, huakakakakak*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-852789846241625383?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/852789846241625383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/12/shopping-shopping.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/852789846241625383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/852789846241625383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/12/shopping-shopping.html' title='Shopping-Shopping..,'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-4391002835948735317</id><published>2010-12-28T06:34:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T06:37:34.718-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'>Become Parents</title><content type='html'>Kayaknya,jadi orangtua itu memang harus tahan segalany.,banyak tirakat,eling marang Ingkang Murbeng Dumadi. Bismillah.,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-4391002835948735317?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/4391002835948735317/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/12/become-parents.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4391002835948735317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4391002835948735317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/12/become-parents.html' title='Become Parents'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-369239836399866523</id><published>2010-09-14T19:17:00.000-07:00</published><updated>2010-09-14T19:21:56.470-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'>Perlahan-lahan Semuanya Pun Menjadi Normal Kembali</title><content type='html'>&lt;p&gt;Tak terbayangkan ketika beberapa bulan yang lalu mbak Asti, ART paruh waktu yang membantu di rumah kami mengundurkan diri dan menyatakan diri berhenti. Kami, sy dan mas, menjadi kalang kabut. Bagaimana tidak. Selama ini mbak Asti-lah yang membantu saya mengasuh Arya, dan membantu membereskan rumah. Dia datang tiap hari kerja, senin hingga sabtu (sabtu hanya setengah hari). Dan dengan begitu saya pun menjadi nyaman dan merasa tenang meninggalkan dd di rumah ketika bekerja, dan merasa sangat terbantu pastinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepergian si mbak membuat persoalan baru. Siapa yang akan menjaga dd ketika sy bekerja? Siapa yang akan membantu membereskan rumah? Persoalan yang sy sebut pertama menjadi sangat penting karena kantor sedang menuju reformasi birokrasi yang menuntut disiplin - masuk dan pulang tepat waktu - . Sy dan mas pun berpikir keras, dan akhirnya memutuskan untuk mencari orang yang bersedia dititip dd selama sy bekerja. Bukan apa-apa, sebetulnya kami juga ingin mengambil ART lagi. Tetapi melihat jaman yang seperti sekarang ini, rasa kepercayaan terhadap ART tidak dengan mudah dapat diberikan mengingat banyaknya kasus yang melibatkan ART marak di TV. Mulai dari kasus pencurian di rumah majikan, kekerasan pada anak, sampai yang genit menggoda majikan &lt;yang&gt;.&lt;/yang&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;yang&gt;&lt;br /&gt;&lt;/yang&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pencarian ini pun menguras emosi dan energi yang lumayan. Hari pertama, dd dititip di tetangga yang  berbeda dari beberapa blok dari rumah kami. Ini sebenarnya membuat keuntungan bagi kami. Setidaknya, sy tidak perlu jauh-jauh mengantar Arya, dan si dd pun tidak terlalu lama kena angin di jalan. Karena sampai sekarang pun sy masih sering ga tega liat anak sy naek motor terlalu lama (padahal daya tahannya lumayan teruji waktu pulang ke jawa kemaren, naek pswt 1 jam plus disambung naek mobil 4 jam ke Madiun.,, he's ok). Begitulah, dan sy pun menitipkan dd kepada ibu A tersebut. Dan sy pun pergi ke kantor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Satu jam, dua jam, tiga jam, sy sms ibu A, menanyakan apakah dd rewel atau tidak, beliau jawab tidak. Sy pun meneruskan aktivitas di kantor dengan tenang. Berselang satu jam kemudian, masuklah panggilan ke telepon sy dengan backsound suara dd yang nangis kenceng. Tanpa berpanjang kata, sy pun tahu kalo si ibu kewalahan menghadapi dd yang sedang menangis kejer. Sy pun mengalah, pergi ke tempat si dd dititipkan dan menenangkannya sebentar. Ketika dd sudah tidur, sy pun kembali ke tempat kerja. Berselang satu setengah jam kemudian, datang panggilan ke hape sy dengan backsound yang sama, suara dd menangis kejer. Hati sy hancur, remuk, dan merasa sangat bersalah pada anak sy. &lt;kadang2&gt; OK then, sy pun kembali ke tempat dd dititip. Menenangkannya dan kemudian kembali ke kantor.&lt;/kadang2&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;kadang2&gt;&lt;br /&gt;&lt;/kadang2&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sy sangat-sangat sadar bahwa -berdasarkan banyak referensi yang sy baca- di tahap perkembangan sosial bayi seusia dd (7 bulan waktu itu), anak tidak dengan mudah menerima dapat kehadiran orang asing disamping karena dia telah sangat sangat mengenal orang tuanya, khususnya ibunya. Dan membuat bayi beradaptasi dengan orang yang baru, apalagi yang akan menjaganya, tidak akan menjadi proses yang semudah membalik telapak tangan. Perlu kesabaran ekstra. Tetapi rupanya si ibu A ini sudah menyerah ketika melihat dd yang demikian (dd memang anak bunda, melengket terus sm sy). Dan dalam satu hari masa percobaan pun akhirnya dia menyerah. Dia menyatakan tidak sanggup menjaga dd.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keesokan harinya sy mendapat info dari seorang teman ada yang bisa menjaga anak di kompleks lain, agak jauh dari kompleks perumahan kami. Sy pun segera meluncur ke tempat ibu B tersebut. Si ibu B ini saat ini sedang mengasuh satu orang anak lagi berumur 6 bulan dan laki-laki. Sy pada awalnya ragu. Tetapi sy pun kemudian menjadi percaya karena berdasarkan cerita si ibu B ini, dia pernah mengasuh dua orang anak sekaligus beberapa tahun yang lalu. Bedanya, dua orang anak yang diasuh itu adalah anak perempuan.Hari percobaan pertama pada orang kedua pun dimulai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ternyata pada si ibu B ini pun tidak jauh berbeda dengan si ibu A kemarin. Dd nangis kejer seharian, hingga terlalu banyak angin masuk ke mulutnya dan menjadi kembung ketika sy bawa pulang ke rumah. Dan si ibu B ini pun meminta maaf dan menyerah. Sy pun maklum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian datang info dari seorang teman bahwa istri dari penjaga kantornya bersedia mengasuh anak sementara ditinggal ibunya bekerja. Sy pun segera meluncur ke temapt si ibu C ini. Kali ini sy berstrategi. Sy meminta izin selama beberapa hari dari kantor untuk membuat dd terbiasa pada si ibu pengasuh yang baru ini. Pada si ibu C ini sy bertutur, meminta tolong dengan amat sangat untuk menjaga dd. Sy uraikan permasalahan dan kondisi dd selama dua hari terakhir pada si ibu dan memintanya untuk sabar selama proses beradaptasi ini. Beliau pun setuju.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hari pertama pada orang ketiga. Kondisinya sama seperti yang sudah-sudah. Ini berlanjut selama tiga hari. Hari keempat, sy mencoba untuk masuk kantor, seraya meninggalkan nomor telepon kalau-kalau si dd menangis lg seperti yang sudah-sudah dan andaikan si ibu tidak bisa menghandlenya. Hari keempat ini si ibu menelepon satu kali. Begitu seterusnya hingga selama masa percobaan delapan hari si dd sudah aman bersama ibu C ini. Alhamdulillah, persoalan pertama pun terpecahkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekarang memikirkan permasalahan kedua. Siapa yang akan membantu pekerjaan rumah? Mas? Ah, rasanya tidak etis (dan memang sy tidak suka) melihat suami sy ikut-ikutan mengerjakan pekerjaan rumah. Itu sepenuhnya tanggung jawab sy sebagai seorang istri, terlepas dari kenyataan bahwa sy bekerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hari pertama, sy mengujicobakan diri saya, jam berapa harus bangun, kemudian berbenah-benah di rumah -mencuci baju dd, mencuci botol, melipat baju,dsb kecuali memasak- agar bisa selesai tepat waktu dan tidak terlambat masuk kantor (ini insya Allah akan diceritakan pada postingan yang lain, kalau sy mood, hehe). Wow, hari-hari pertama tanpa ART, semua terasa berat. Sy pun berdiskusi dengan suami. Meminta pengertiannya jika sy mungkin sudah tak sempat lagi memasak, andaikan nanti rumah terlihat berantakan, sy meminta pengertiannya. Dan voila! Suami sy tidak keberatan dengan itu. Jadilah kami bahu membahu. Selama sy mengerjakan pekerjaan rumah tangga, si dd bersama bapaknya (ini jg sekaligus treatment kpd dd supaya tidak terlalu melengket kepada sy. Sy pikir selama ini dd begitu karena di rumah jg dd selalu bersama sy sementara ayahnya bersibuk di kamar kerja).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sy jadi teringat status fb teman sy, 'yang sulit adalah mengubahnya menjadi kebiasaan', intinya kurang lebih begitulah. Dan waktu memang ajaib. Seiring dengan berjalannya waktu, perlahan-lahan semuanya menjadi normal kembali. Semua menjadi terbiasa. Dan yang paling penting, dan patut sy syukuri meskipun sy baru sadar sekarang, alhamdulillah Tuhan memberikan kesehatan pada kami sekeluarga, sy, arya dan mas. Bahwa dengan kondisi yang sekarang sy menjadi jarang sakit, begitu jg dd dan mas, alhamdulillah sehat.Dan Arya pun skrg sudah tidak terlalu anak bunda lagi. Dia sudah mulai terbiasa dengan ayahnya, dan dengan ibu C, yang kami mintai tolong mejaga dd hingga sekarang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan kabar baiknya lagi adalah, mas sekarang menjadi lebih mengerti segala 'pakewuh' kami. Dia pun menjadi lebih banyak meluangkan waktunya untuk arya dan sy, membuat kebersamaan ini terasa begitu nikmat. Sy pun skrg sudah terbiasa mengerjakan pekerjaan rumah tangga tanpa ART, kemudian bersibuk diri di kantor, dan mengasuh dd sepulangnya dari kantor. Dan sy harus akui, memang Tuhan Maha Baik dan Maha Pintar. Mas, Arya dan saya, semoga selalu bersama-sama hingga akhir hayat, insya Allah.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-369239836399866523?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/369239836399866523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/09/perlahan-lahan-semuanya-pun-menjadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/369239836399866523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/369239836399866523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/09/perlahan-lahan-semuanya-pun-menjadi.html' title='Perlahan-lahan Semuanya Pun Menjadi Normal Kembali'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-5451193040202857667</id><published>2010-06-11T04:13:00.000-07:00</published><updated>2010-06-11T05:34:51.275-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masakan'/><title type='text'>BEGOS aka Bebek Goreng Surabaya</title><content type='html'>Ceritanya, dari beberapa hari yang lalu saya lagi terbayang-bayang terus sama nasi bebek Surabaya. Kami - saya dan si mas - memang pecinta bebek goreng. Selama ini kalo lagi pengen ya beli aja ke warung langganan kami. Warung Juanda yang berada di depan Citra Mart Swalayan Makassar. Enak siy, cuman koq ga ada bumbu kuningnya ya, hehe. Jadi kurang berasa Surabaya-nya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka hari itu saya bersemangat sekali memasak bebek goreng Surabaya, lengkap dengan bumbu kuningnya. Pertama-tama, tentu saja membeli bebek. Kalo untuk urusan yang satu ini, saya menyerahkannya kepada pihak ketiga, yaitu si mas tukang tempe yang biasa lewat di depan rumah, hehe. Pada dialah saya memesan seekor bebek untuk kemudian dimasak. Dengan me-mihakketiga-kan pengadaan bebek ini otomatis saya bisa men-skip empat pekerjaan sekaligus : pergi ke pasar, membeli bebek hidup, menyembelih bebek, dan mengulitinya. Jadiiii, dengan bantuan si mas tempe ini saya bisa mendapatkan bebek yang saya inginkan dalam kondisi sudah bersih dan sudah dipotong-potong (dengan menambahkan beberapa rupiah sebagai uang lelah pastinya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, hari itu saya bersibuk di dapur. Menyiapkan bumbu-bumbu untuk membuat si begos alias bebek goreng Surabaya inih. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Here this, the recipe&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan :&lt;br /&gt;1 ekor bebek muda, potong menjadi 8 bagian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumbu&lt;br /&gt;8 siung bawang merah&lt;br /&gt;4 siung bawang putih&lt;br /&gt;2 ruas lengkuas, geprek&lt;br /&gt;3 lembar daun salam&lt;br /&gt;2 ruas jahe&lt;br /&gt;sejumput jinten (dikiit ajah)&lt;br /&gt;2 helai daun jeruk&lt;br /&gt;3 batang serai, geprek&lt;br /&gt;4 butir kemiri&lt;br /&gt;ketumbar secukupnya&lt;br /&gt;1 buah jeruk nipis, ambil airnya&lt;br /&gt;Garam secukupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bersihkan bebek, lumuri bebek dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan selama kurleb 20 menit. kemudian cuci kembali hingga bersih.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buat bumbu halusnya : bawang merah, bawang putih, jahe, jinten, kemiri, ketumbar, dan garam secukupnya. Uleg hingga halus.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tumis bumbu halus dengan minyak secukupnya hingga berbau harum.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masukkan potongan bebek ke dalam panci, beri air hingga potongan bebek tersebut tenggelam. Masukkan bumbu halus yang sudah ditumis tadi ke dalam panci beserta lengkuas, daun salam, daun jeruk, serai, dan rebus hingga daging bebek empuk. Jika airnya habis tetapi daging bebeknya belum empuk, tambahkan saja air dan masak kembali.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika sudah matang, bebek pun siap untuk digoreng :)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Cara Membuat bumbu kuning :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Buang sisa-sisa bumbu yang tidak halus yang berada di panci seperti lengkuas, serai. daun salam dan daun jeruk. Tumis sisa bumbu yang berada pada panci setelah semua bebek digoreng. Tumis hingga kadar airnya habis sama sekali. Sajikan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dan hmmmm, begos aka bebek goreng Surabaya pun siap dinikmati bersama nasi hangat-hangat dan sambal terasi serta lalapan. Nyamanna, serasa kembali pada warung bebek di jalan Pahlawan Surabaya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : memasak bebek hingga empuk memerlukan waktu yang lama. Jika dimasak dengan panci biasa memerlukan waktu 45-60 menit. Jika menggunakan panci tekan 15-30 menit. Yah, tergantung umuran bebeknya juga sih. So, tipsnya adalah pilihlah bebek yang muda agar tidak terlalu lama waktu merebusnya. Selamat mencoba :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-5451193040202857667?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/5451193040202857667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/begos-aka-bebek-goreng-surabaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5451193040202857667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5451193040202857667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/begos-aka-bebek-goreng-surabaya.html' title='BEGOS aka Bebek Goreng Surabaya'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-1096091031374249972</id><published>2010-06-06T21:42:00.000-07:00</published><updated>2010-06-07T04:35:23.775-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Inspiring Woman</title><content type='html'>Pengen jadi seperti Siti Khadijah, RA. Kaya, setia, dan taat kepada  suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengen jadi seperti Aisya, RA. Cantik, manja, dan pintar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengen jadi seperti Ran dalam kisah detective Conan. Anggun, cantik, pintar, rendah hati, setia kawan, jago silat, dan setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengen seperti ibu Sri Mulyani. Hebat di karier tanpa absen di keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengen seperti Almarhumah ibuku. Rela mengorbankan apa saja demi anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengen seperti kakak Sulis. Seorang ibu rumah tangga dari suami yang bersahaja. Tak pernah mengeluh, tabah, kuat, dan selalu taat dan tunduk pada suaminya. Rela menjadi ibu rumah tangga meskipun mengenyam pendidikan yang lebih tinggi daripada suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap wanita mekar dan mengharum dengan cara mereka sendiri. Setiap wanita memancarkan aura kecantikan mereka sendiri-sendiri. Pada merekalah saya berkaca, agar tak selalu mengeluh menghadapi kerasnya hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau saya selalu terinspirasi dari wanita-wanita tersebut di atas, suatu saat pun saya ingin menjadi inspirasi bagi orang lain. Tidak perlu jauh-jauh. Suatu saat, saya ingin suami dan anak-anak saya merangkul dengan penuh cinta kepada saya, dan berkata kepada dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ini isteriku. Saya bangga padanya."&lt;br /&gt;" Ini bundaku. Saya bangga padanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan menjadi orang tua memang belum seberapa saya jalani. Ibaratnya masih seumur jagung. Tapi saya akan terus belajar. Agar menjadi isteri dan bunda yang baik bagi suami dan anak-anakku. Menjadi isteri yang lembut dan bunda yang tegar. Semoga!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-1096091031374249972?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/1096091031374249972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/inspiring-woman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/1096091031374249972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/1096091031374249972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/inspiring-woman.html' title='Inspiring Woman'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-4847534328390886914</id><published>2010-06-04T05:00:00.000-07:00</published><updated>2010-06-07T06:10:45.343-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Semester Akhirku di Kos</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Iseng-iseng buka friendster, eh, pernah nulis ini ternyata di blog friendster. Saya copas, sekedar untuk merefresh kembali pikiran dengan bernostalgia sedikit. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2 style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic;"&gt;Untitled&lt;/h2&gt;          &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;What about yaa…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just wanna take a breath even just a moment&lt;/span&gt;.  Meregangkan badan sejenak. Uahh… Enaknya. Bebaskan diri sebentar dari  rutinitas yang setelah lama dikerjkan terasa membosankan. Pengen tau???&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Pagi-pagi adalah sholat subuh, setelahnya menyalakan PC dan  mengetikkan kata demi kata untuk menyusun tugas akhir. Setelahnya,  listrik di kos akan sering banget mati (ups! Kata orang Trenggalek sih :  NJEGLEK!! :)) ketika sudah banyak yang bangun dan beraktivitas. Dengan  jumlah orang sebanyak 19 orang yang beraktivitas bersamaan (baca : masak  , mainin PC, nyalain tape, nyalain TV, nyalain lampu) akan membuat  (mungkin) tegangannya (atau apanya ya??) nggak kuat. So, mati deh. Akan  sangat beruntung jika sebelum mati apa yang kita kerjakan dalam PC sudah  di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;save&lt;/span&gt;. Kalau belum?? Siap-siaplah menangis jejeritan. Mungkin yang di  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;offic&lt;/span&gt;e masih bisa di-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;recovere&lt;/span&gt;d. Tapi kalo yang lain???&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Siang sedikit sekitar jam 08.30 adalah saat-saat yang tepat untuk  sarapan pagi. Bersama teman kos yang masih tersisa di kos (yang belum  berangkat kuliah, dsb), menyenangkan sekali makan bersama. Di depan TV  nonton komedi situasi atau mencari sisa-sisa infotainment  pagi yang membahas gaya hidup artis yang sering kawin cerai. Sesekali  mengomentari kalau ada yang dikontari (cewek banget ya yang ini)&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Mandi. Kemudian membaca text book yang setebal-tebal umat dan  berbahasa Inggris itu (kenapa ya jarang banget yang pake bahasa kita  bersama :p ) Bolak-balik kamus untuk menentukan pengartian yang  setepat-tepatnya. Kemudian mencoba menegrti apa yang di’ucapkan oleh si  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;text book&lt;/span&gt;. Kerja tiga kali yaa. Baca, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;translate&lt;/span&gt;, baru coba pahami. Hihi,  maklumlah…. Orang Indonesia. Bukan orang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;British&lt;/span&gt;. Jadi ya nggak  ngerti-ngerti amat bahasa sana.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Dhuhur, adalah waktunya sholat. Sebagian teman-teman kos sudah pulang  dengan membawa kepenatan masing-masing. Canda tawa akan mulai terdengar  lagi. Kemudian akan berbondong-bondong mencari warung makan terdekat  demi menyelamatkan perut yang keroncongan. Nonton TV lagi. Kali ini  Ceriwis. Atau sesekali diganti film &lt;span style="font-style: italic;"&gt;teenlit&lt;/span&gt; kalo lagi iklan.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Sudah itu, masuklah teman-teman kos ke dalam kamar masing-masing.  Meneruskan siklus hidup yang tertunda aka bobo siang. Masa mo ikut tidur juga? Akhirnya  cetak-cetoklah di PC lagi. Sampe sore. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Ashar, seusai sholat adalah drama korea seru jam empat sore :  WEDDING. Jangan lupa antri mandi yaa… ^_^&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Kemudian Magrib. Kali ini anak-anak kos ngumpul di depan TV menyimak berita sore sambil maem sore bareng2. Dari depan TV itu akan  bermunculan berbagai macam komentar. Mulai dari komentar seputar IPDN  (yang kemaren heboh bo!), atau pandang kagum anak-anak atas diangkatnya  mantan rektor menjadi Menkominfo. Hihi, seneng juga nama ITS  berkali-kali disebut (narciss dotcom). Alhamdulillah…&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Kemudian akan berlanjut di depan komputer lagi mengerjakan draft yang  akan dikumpulkan bulan Juni. Bismillah…. mudah-mudahan selesai. Hingga  jam sepuluh malam untuk melihat acara talkshow paling favorit saat ini :  empat mata. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Rutinitas. Yang mungkin dalam tempo tiga hari saja akan membuat benak  kelelahan karenanya. Hanya saja, kita sendiri yang harus memberinya  makna agar setiap  rutinitas itu bernilai lebih dan mendapatkan  ridhoNya. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Maka Bismillah, dengan menyebut nama Allah yang maha indah, biarkan  rutinitas ini berjalan. Biarlah tubuh penat dan jiwa letih karenanya.  Namun insya Allah akan bermanfaat untuk tabungan akhirat semata. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-4847534328390886914?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/4847534328390886914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/semester-akhirku-di-kos.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4847534328390886914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4847534328390886914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/semester-akhirku-di-kos.html' title='Semester Akhirku di Kos'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-276511640381465776</id><published>2010-06-04T04:54:00.000-07:00</published><updated>2010-06-06T21:00:40.930-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'>Kancing Baju</title><content type='html'>&lt;p&gt;Baru sekali ini dalam seumur hidupku menemui seseorang yang  benar-benar ‘urik’ dan ’satru’ sama yang namanya benik alias kancing  baju. Selayaknya orang yang lagi ‘urik’, orang ini jika bertemu dengan  kancing baju bisa stress, dan sangat tidak nyaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka jika bertemu dengan orang ini, jangan sekali-kali memakai  kemeja, sweater, dll yang memasang kancing, karena dia pasti akan bilang  : " ganti poo, itu kancingnya njeleh-i.," hehehehehehehe….&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Itulah dia suamiku tercintaaaa...,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hm, hm, hm., maaf yah ibu-ibu. Lagi membuka-buka file lama dan kutemukan tulisan ini di dalamnya. Omigod, ini tulisanku saat berpacaran dengan orang yang 'urik' sama kancing baju ituh, hehe. Love you so much, dear...&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-276511640381465776?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/276511640381465776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/kancing-baju-baru-sekali-ini-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/276511640381465776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/276511640381465776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/kancing-baju-baru-sekali-ini-dalam.html' title='Kancing Baju'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-4633215951212371271</id><published>2010-06-04T04:12:00.000-07:00</published><updated>2010-06-04T05:21:08.347-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='All about baby'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'>Aryadinata, 5M26D</title><content type='html'>Ada yang bunda mau ceritakan tentang anak kesayangan bunda inih. Rasanya, pengen curhat habis-habisan malam ini. Biarlah, kalo mau dibaca orang-orang seantero jagat maya, bunda rela. Siapa tahu nanti mereka akan memberikan masukan yang berarti sama bunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap bulan, bayi mengalami tahap tumbuh kembang yang beraneka ragam. Tingkah mereka berubah-ubah, dari hari ke hari. Begitu juga dengan anakku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arya, waktu lahir beratnya mencapai 3,9kg. Bulan pertama pertumbuhan beratnya mencapai angka 5,5 kg. Bulan kedua 6,3 kg, bulan ketiga 6,5 kg, bulan keempat 7,3 kg, dan kemarin waktu bunda periksakan ke bidan, berat dedek 7,8 kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang bunda mau sharing tentang berat badan dedek ini. Waktu bulan kedua memasuki bulan ketiga, dedek  mengalami diare hingga beberapa hari disertai dengan perut kembung. Hal ini barangkali yang menyebabkan BB-nya naik cuma beberapa ons. Kemudian, bulan kelima bunda tidak timbang berat badannya karena tidak ada jadwal imunisasi di bulan kelima ini (bunda ke dokter kalo arya sakit or imunisasi, sekalian timbang badan).  Nah, bulan kelima memasuki bulan keenam ini merupakan hari-hari yang berat buat bunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sindrom &lt;span style="font-style: italic;"&gt;baby blues &lt;/span&gt;yang belum hilang, atau memang bunda tipikal orangtua yang terlalu parno dan terlalu khawatir? Entahlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya begini. Jumat tanggal 28 Mei yang lalu dede jatuh dari tempat tidur. Bed yang bersusun dua ituh. Lumayan tinggi lah yaa.., Bunda menangis meraung-raung sembari mengangkat tubuh dedek yang tergeletak telentang di lantai. Tangis dan raungan bunda tak kalah keras sama tangisan dan jeritan dede. Maka ayah buru-buru keluar dan menenangkan bunda dan dede tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hari, dua hari, tiga hari, tidak ada reaksi yang mencurigakan dari dedek. Tetap aktif, tidak panas, dan tidak muntah. Tetapi pada hari keempat, kelima hingga hari ini dedek malas sekali minum susu atau nenen bunda. Sehari susunya hanya habis sekitar 300-400 ml. Akhirnya bunda bawa dede ke bidan (ayah tidak mau ke dokter karena sebelum-sebelumnya bunda ngotot minta ke dokter untuk sesuatu yang sebetulnya ridak terlalu urgent).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda cerita sama si bidan, dedek habis jatuh. LAlu sama si bidan dedek di'&lt;span style="font-style: italic;"&gt;umban&lt;/span&gt;' (istilah orang Toraja) yaitu dengan menggeserkan kain di belakang tubuh dedek sambil mengamati reaksi dedek. Tepat ketika berada di punggungnya dedek menjerit keraas sekali dan menangis. Bu bidan bilang, berarti punggungnya masih saktu. Dan diurutlah si dedek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari in, dedek makan untuk yang pertama kalinya. Bunda suapin bubur susu beras coklat, dapat 10 suap sendok kecil pigeon ituh., Dan malas minumnya masih berlanjut. Oh nak, tolong. Minumlah banyak-banyak. Bunda tidak ingin dedek kekurangan nutrisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya bunda menelepon bidan sebelah. Bunda ceritakan keadaan dedek. Bu bidan bilang tak usah khawatir selama si kecil tidak rewel. Dan soal makan, untuk permulaan katanya bunda kasih terlalu banyak. Dua tiga sendok kecil saja sudah cukup kata bu bidan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nak, besok mudah-mudahan dedek sudah semangat mimi lagi yah sayang. Rencananya besok bunda mau bawa dede ke tukang pijat bayi. Mudah-mudahan dede sehat selalu yah nak. Dan pipi gembilmu itu, semoga masih tetap gembil dan menggemaskan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-4633215951212371271?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/4633215951212371271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/aryadinata-5m26d.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4633215951212371271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4633215951212371271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/aryadinata-5m26d.html' title='Aryadinata, 5M26D'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-5637092060514333661</id><published>2010-06-03T05:42:00.000-07:00</published><updated>2010-06-03T05:43:28.727-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='All about baby'/><title type='text'>Perkembangan Bayi Usia 12 Bulan</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;TUMBUH KEMBANG  BAYI BULAN KE-12 (SELESAI) SENANG MMEBUANG Atau MELEMPAR BENDA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;p&gt;     &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:100%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;S&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;ementara itu, perkembangan  bahasanya semakin baik. Ia mulai mengerti arti, "Tidak!"&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:100%;color:#000000;"&gt;             &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;          &lt;table style="border-collapse: collapse;color:#111111;" border="0" border cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td width="100%"&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;     PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#f93399;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09442bayi02.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;       Berdirinya semakin stabil dan sudah dapat tanpa berpegangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Dapat berjalan beberapa  langkah meski masih butuh penopang untuk      keseimbangan tubuhnya.  Bantu bayi dengan memegangi kedua atau salah satu      tangannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Dapat bergerak dari posisi  duduk ke berdiri dengan cara berlutut; satu      kakinya ditarik dan  diangkat sampai akhirnya dapat berdiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#ca0080;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     PERKEMBANGAN MOTORIK  HALUS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09442bayi01.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#ca0080;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Kegemarannya memasukkan  dan mengeluarkan objek dari/ke dalam wadah masih      terus berlangsung.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#ca0080;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Mengambil objek yang  kecil (sebesar buah kismis) masih dengan menjimpit (dengan       menggunakan jempol dan jari telunjuk). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#ca0080;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Dapat memegang krayon dan mengarahkannya  pada kertas, namun belum membuat      suatu coretan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#ff6f33;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#ff9833;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09442bayi03.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;       Kesadaran akan lingkungan sekitar semakin bertambah. Hal ini merupakan       pertanda baik. Ia dapat mengenali orang baru yang dijumpai. Begitu  pula      dengan permainan atau barang-barang di sekitarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#ff9833;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Takut pada orang asing dan  takut berpisah dari ibu juga masih ditemui di      usia ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#ff9833;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Ada juga rasa takut lain,  seperti takut ketika dicuci rambutnya, takut pada      suara keras,  takut pada sesuatu yang tiba-tiba bergerak, dan lainnya. Namun      rasa  takut ini biasanya akan hilang dalam beberapa bulan ke depan. &lt;/span&gt;      &lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#ff9833;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Bayi menolak perhatian  dari orang lain dengan cara rewel atau menangis (terutama      bila ada  ibu di dekatnya). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#ff9833;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Jika memegang suatu objek ia akan mengulurkannya kepada  orang yang ada di      dekatnya. Bukan untuk memberikan melainkan hanya  memperlihatkan pada orang      tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#678f4a;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      PERKEMBANGAN KOGNITIF&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#339f5f;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09442bayi04.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;       Memperlihatkan pemahaman akan kata yang familiar. Contoh, "Ambil boneka       beruangnya, Sayang!" Meski tidak langsung memberi respons dengan  mengambil,      bayi akan memerhatikan objek yang dimaksud. Hal ini  menandakan ia mengerti "boneka      beruang" yang dimaksudkan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#339f5f;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Memerhatikan arah gerak  suatu objek yang dilemparkannya dan      memerhatikandampak yang  ditimbulkan dari objek yang dilempar tersebut. Ini      merupakan  permainan yang menarik baginya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#339f5f;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Sudah mengerti akan perkataan "tidak". Ia akan berhenti  melakukan sesuatu      atau terdiam ketika mendengar kata "tidak". &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#339f5f;"&gt;* &lt;/span&gt;      &lt;span style="font-size:85%;color:#333333;"&gt;Memberi respons pada  permintaan-permintaan      sederhana. Umpamanya, "Ayo ke sini, Sayang."  Maka ia pun memberi respons      dengan mendekat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#339f5f;"&gt;      PERKEMBANGAN BAHASA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#339f5f;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09442bayi06.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;       Seperti di usia sebelumnya, ia dapat mengucapkan beberapa kata sederhana       seperti, "mama", "papa", "dada". Orangtua dapat menstimulasi  dengan sering      mengajaknya bicara. Ia akan belajar menirukan ucapan  kata-kata sederhana.     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#339f5f;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Tampak berusaha berkomunikasi dengan memainkan intonasi  suara dan pola      melodi sehingga terdengar seperti kalimat.  Suara-suara itu diarahkan pada      orang yang berbicara padanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#4d9fc9;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#339f5f;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09442bayi05.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#02a0c6;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Gerakannya dalam  mengunyah dan menggigit makanan semakin baik. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#02a0c6;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Pola tidurnya mulai teratur. Tidur  malamnya sekitar 12-14 jam dan bangun      pada pagi hari. Namun, bayi  masih mudah lelah, karena itu majukan makan      siangnya sekitar pukul  11.00 agar ia bisa tidur siang sekitar 1-4 jam.     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#02a0c6;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Mulai menolak makan. Perilaku ini umumnya  berlanjut di usia berikutnya.     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#d94ca6;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     PERTUMBUHAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     Berat badan  sekitar 7,8-10,2 kg, panjang badan 69,6-76,1 cm, dan lingkar      kepala  43,5-49,5 cm. Sebagai patokan, berat badan di usia 1 tahun adalah 3       kali berat lahir, dan panjang badan 1,5 kali panjang lahir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Dedeh       Kurniasih. Foto: Ferdi/NAKITA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;i&gt;     &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;Narasumber:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;i&gt;     &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;b&gt;dr. Rini Sekartini Sp.A(K).,&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;i&gt;      &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.  Ikatan      Dokter Anak Indonesia cabang DKI Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Copas dari &lt;a href="http://corpusalienum.multiply.com/journal/item/476"&gt;Notesnya Jeng Fira&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-5637092060514333661?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/5637092060514333661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-12-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5637092060514333661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5637092060514333661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-12-bulan.html' title='Perkembangan Bayi Usia 12 Bulan'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-2244306976809569748</id><published>2010-06-03T05:40:00.000-07:00</published><updated>2010-06-03T05:42:05.778-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='All about baby'/><title type='text'>Perkembangan Bayi Usia 11 Bulan</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;TUMBUH KEMBANG  BAYI BULAN KE-11 YUK MELATIH SI KECIL!&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;p&gt;    &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:100%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;L&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;akukan terus latihan berjalan  agar ia dapat lebih lancar melangkah.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:100%;color:#000000;"&gt;             &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;          &lt;table style="border-collapse: collapse;color:#111111;" border="0" border cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td width="100%"&gt;     &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keterampilan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     &lt;span style="color:#10218b;"&gt;Motorik Kasar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09441bayi01.jpg" align="right" border="0" /&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Posisi duduk sudah stabil dan  seimbang dengan baik, bahkan bayi sudah bisa      bergerak memutar pada  saat duduk. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Masih melancarkan  kemampuan berjalannya. Teruskan stimulasidengan menatih      atau  membiarkan ia merambat sambil berpegangan pada meja, kursi atau barang       di dalam rumah yang dapat menopang tubuhnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       Dalam posisi berdiri, bayi sudah dapat membungkukkan badan ke arah  posisi      duduk. Beberapa bayi sudah dapat berjalan sendiri 1-2  langkah, kemudian      terjatuh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keterampilan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     &lt;span style="color:#10218b;"&gt;Motorik Halus&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09441bayi02.jpg" align="right" border="0" /&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Masih senang memukul-mukulkan  kedua mainan yang ada pada masing-masing      tangannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Gemar memasukkan dan mengeluarkan benda dari wadahnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Selama bermain terkadang ia mengulurkan pergelangan  tangannya atau      memanipulasi objek mainannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Bayi dapat memegang mainan menggunakan kelima jarinya,  untuk benda kecil ia      sudah dapat memegang dengan ibu jari dan  telunjuk. Bayi dapat merasakan      perbedaan permukaan benda halus dan  kasar dengan telapak tangannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perkembangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     &lt;span style="color:#10218b;"&gt;Kognitif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09441bayi06.jpg" align="right" border="0" /&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Bila mendengar suatu bunyi, ia  akan berusaha mencari sumber suara dengan      menggerakkan kepala  maupun bahunya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Ia akan meniru  gerak secara spontan dan juga hal-hal baru yang diajarkan      padanya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Bila kedua tangannya sedang "penuh" memegang mainan,  lantas ada objek lain      yang menarik perhatiannya, maka ia tetap  berusaha mengambilnya. Adakalanya      ia letakkan dulu satu mainannya  untuk mengambil benda tersebut. &lt;/span&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       Seperti di usia sebelumnya, jika ada mainan yang diinginkannya  terhalang      sesuatu, ia akan berusaha mengambilnya dengan berbagai  cara atau      menyingkirkan halangan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perkembangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#10218b;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sosial-Emosi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f80080;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09441bayi03.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Bayi mengekpresikan permintaannya dengan menunjuk objek  yang diinginkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Seperti di usia  sebelumnya, ia memperlihatkan rasa suka dan tidak pada      seseorang,  objek maupun tempat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Bisa diajak  "bekerja sama" dalam bermain. Contoh, ia akan memberi saat kita       memintanya untuk memberikan sesuatu yang ada dalam genggamannya. &lt;/span&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Masih mengalami ketakutan dan rasa  tak nyaman bila berpisah dengan ibu. Ini      wajar saja karena ada  kedekatan secara emosional dan ketergantungan yang      kuat pada figur  ibu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perkembangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      &lt;span style="color:#10218b;"&gt;Bahasa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09441bayi05.jpg" align="right" border="0" /&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Bisa menyebut kata "mama",  "papa" atau "dada". Beri respons kala ia mampu      mengucapkan  kata-kata tersebut. Hal ini amat berarti baginya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;     &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Dari pengalaman, ia belajar bahwa dengan berteriak ia  bisa menarik perhatian      orangtuanya. Dari itu ia sering mengeluarkan  suara-suara ribut seolah      berseru. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       Ia sudah dapat mengerti namanya. Lakukan stimulasi dengan sesering  mungkin      memanggil namanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perkembangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#10218b;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemandirian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09441bayi04.jpg" align="right" border="0" /&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Dapat menggunakan tangan serta  jemari tangannya dengan lebih baik. Untuk itu,      latih bayi untuk  memegang sendok meski caranya masih dengan tangan mengepal.     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f80080;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Ketika dipakaikan baju sudah bisa diajak bekerja sama.  Contoh, dengan      mengulurkan tangan atau kaki. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;PERTUMBUHAN&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Berat badan sekitar 7,6-9,9 kg, panjang       badan 68,5-74,9 cm dan lingkar kepala 43-49 cm.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="left"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dedeh Kurniasih. Foto:       Ferdi/NAKITA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;b&gt;    &lt;/b&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;i&gt;     &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;Narasumber&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;      &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;dr. Rini Sekartini Sp.A(K).,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;i&gt;      &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;dari&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;      RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sumber : Copas dari &lt;a href="http://corpusalienum.multiply.com/journal/item/475"&gt;Notesnya Jeng Fira&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-2244306976809569748?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/2244306976809569748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-11-bulan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/2244306976809569748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/2244306976809569748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-11-bulan.html' title='Perkembangan Bayi Usia 11 Bulan'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-282413510004128315</id><published>2010-06-03T05:38:00.000-07:00</published><updated>2010-06-03T05:40:22.999-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='All about baby'/><title type='text'>Perkembangan Bayi Usia 10 Bulan</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;TUMBUH KEMBANG  BAYI BULAN KE-10 BELAJAR MINUM DARI GELAS&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;p&gt;    &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:100%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;B&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;ayi juga sudah dapat ditatih  belajar berjalan!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:100%;color:#000000;"&gt;             &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;          &lt;table style="border-collapse: collapse;color:#111111;" border="0" border cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td width="100%"&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#627ab8;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;     Motorik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Kasar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09440bayi01.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Gerakannya untuk duduk  sudah lebih bebas. Ia pun makin mahir mengatur posisi      tubuhnya.&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Bayi mulai berjalan merambat dengan berpegangan  pada furnitur yang ada.      Ketika berdiri berpegangan, ia sudah dapat  bertahan dalam waktu yang lebih      lama, sekitar setengah menit atau  lebih. Telapak kaki sudah dapat menapak      dengan baik.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Ketika dipegangi tangannya  untuk ditatih, ia sudah dapat melangkahkan      kakinya untuk berjalan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ff9833;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;     Motorik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Halus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09440bayi02.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Koordinasi kedua belah  tangan sudah lebih baik. Kubus atau balok mainan yang      dipegang oleh  masing-masing tangannya sudah dapat dipukul-pukulkan.&lt;/span&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Karena kerja sama kedua  tangannya sudah baik, bayi bisa menirukan gerak      tepuk tangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;     Kognitif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09440bayi06.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Ia masih senang  bermain-main menjatuhkan objek. Bayi pun mulai mencoba-coba       melemparkan mainannya dengan gembira, seperti mengharapkan suatu sensasi       dari permainan tersebut.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Kemampuannya untuk mengamati sikap, ucapan dan  perilaku orang dewasa yang      berinteraksi dengannya semakin  bertambah. Ia dapat menirukan beberapa hal      sederhana yang baru,  seperti peniruan kata maupun gerak tubuh.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;     &lt;/p&gt;     &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Ketika diajak  melihat-lihat buku sambil didongengi cerita, bayi mulai      menunjukkan  perhatian dan ketertarikan pada gambar-gambar di dalamnya.     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#627ab8;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;     Bahasa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09440bayi03.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Seperti di usia  sebelumnya, bayi suka menirukan ucapan yang dikatakan orang      dewasa  kepadanya. Lakukan dialog lebih sering dengan menggunakan kata-kata       sederhana. Ucapkan berulang kali agar dapat ditirunya meski tidak  sempurna.&lt;/span&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Bayi mengerti kata-kata yang dikenalnya, seperti  jika ditanya, "Mana Ayah?"      ia akan memberi respons dengan  memalingkan kepalanya mencari orang yang      dimaksudkan. Jika ia  menemukan "ayah" akan ditatapnya sang ayah.&lt;/span&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Ia sudah mengerti kata  "ya" dan "tidak" dan dapat memberi respons saat      mendengar kata  tersebut. Ia seperti terdiam ketika yang didengarnya adalah      kata  "tidak".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:130%;color:#627ab8;"&gt;Sosial Emosi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09440bayi05.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Ia merasa senang ketika  mendapat perhatian atau diberi pujian karena      melakukan sesuatu.  Sesuai yang diharapkan orang dewasa di sekitarnya. Ada       kecenderungan ia akan melakukan kembali atau mengulang perilaku  tersebut.&lt;/span&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Perasaan takut,  khawatir, dan rasa tak nyaman terhadap orang tertentu,      situasi atau  orang asing, dan ditinggalkan orang terdekatnya masih ditemui      di  usia ini.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;       Antusias mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya, apalagi dengan  kemampuan      motoriknya yang semakin bertambah. Perhatikan faktor  keamanan lingkungan di      sekitar bayi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:130%;color:#008000;"&gt;KEMANDIRIAN&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09440bayi01a.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09440bayi04.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Teruskan melatihnya makan  sendiri. Ia akan menggunakan jari-jemari tangannya      untuk  memasukkan makanan ke mulut. Ajarkan cara memegang sendok untuk       mengambil makanan di piringnya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Ia bisa menggunakan jempol dan jari tangan  lainnya untuk memegang gelas dan      belajar minum. Gunakan gelas  plastik agar aman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:130%;color:#333333;"&gt;Pertumbuhan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;Berat badan       sekitar 7,3-9,5 kg, panjang badan 67,2-73,6 cm dan lingkar kepala  42,5-48,5      cm.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dedeh      Kurniasih. Foto: Ferdi/NAKITA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;i&gt;     &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;Narasumber:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;     &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;dr. Rini Sekartini, Sp.A(K)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;i&gt;     &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;dari RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sumber : Copas dari &lt;a href="http://corpusalienum.multiply.com/journal/item/474"&gt;Notesnya Jeng Fira&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-282413510004128315?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/282413510004128315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-10-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/282413510004128315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/282413510004128315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-10-bulan.html' title='Perkembangan Bayi Usia 10 Bulan'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-8754754330978976123</id><published>2010-06-03T05:37:00.000-07:00</published><updated>2010-06-03T05:38:12.130-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='All about baby'/><title type='text'>Perkembangan Bayi Usia 9 Bulan</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;TUMBUH KEMBANG  BAYI BULAN KE-9 Mencoba BERDIRI SENDIRI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:100%;color:#000000;"&gt;             &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;          &lt;table style="border-collapse: collapse;color:#111111;" border="0" border cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td width="100%"&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keinginan      mengeksplorasi lingkungan bertambah. Perhatikan  keamanan di sekitarnya.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dedeh Kurniasih.  Foto:      Ferdi/NAKITA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Narasumber:&lt;b&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;dr.      Rini Sekartini,  Sp.A(K)&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#047c9b;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Motorik Kasar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f80080;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09439bayi01.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;*&lt;/span&gt;  Semakin hari,      posisi duduk semakin stabil. Punggungnya lurus,  kedua kaki menekuk dan      terkembang. Bayi juga sudah bermain dalam  posisi duduk yang seimbang dengan      waktu yang agak lama. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3b59a7;"&gt;*&lt;/span&gt;  Jika kita      posisikan ia berdiri dengan memegang kedua tangannya, ia  hanya bertahan      sebentar. Keseimbangan badannya untuk sikap tegak  lurus belum begitu      dikuasai. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ff7f00;"&gt;*&lt;/span&gt; Dengan       berpegangan pada furnitur di dekatnya (seperti meja atau kursi), bayi  dapat      mengangkat badannya dengan menjejakkan kedua kakinya hingga  akhirnya dapat      berdiri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#e35db0;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Motorik  Halus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09439bayi02.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt; Semakin      sering mengamati mainan yang berada  dalam genggamannya kemudian      menjatuhkannya dengan sengaja. Ia pun  berusaha mencari arah terjatuhnya      benda tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#4eb9b4;"&gt;*&lt;/span&gt;       Ketertarikannya pada benda-benda kecil di usia sebelumnya (dengan  berusaha      mengambil dengan menggarukkan jari jemarinya). Namun, di  usia ini ia      berusaha mengambil dengan menggunakan ibu jari dan  telunjuk yang diluruskan,      lalu memungut benda tersebut dengan kedua  jarinya yang melakukan gerakan      menjepit seperti pinset.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#047c9b;"&gt;      &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sosial Emosi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09439bayi04.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt; Ibu dapat      mengajaknya bermain petak umpet.  Ketika ibu menghilang dari pandangan,      tampak ekspresi wajah yang  seolah menunggu dan ketika ibu muncul ia akan      tertawa senang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3d3596;"&gt;*&lt;/span&gt;  Sama seperti      di usia sebelumnya, bayi akan merasa takut dan  khawatir dengan orang baru,      situasi asing yang baru atau  ditinggalkan ibu/pengasuhnya. Ia akan memberi      repons dengan  merengek atau menangis. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#8ec919;"&gt;*&lt;/span&gt; Ketika      diajak bermain cermin dan namanya  disebutkan, ia akan menatap dirinya dalam      cermin itu dengan  ekspresi senang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#fa2d7b;"&gt;*&lt;/span&gt; Rasa ingin      tahunya semakin hari semakin  bertambah. Ia ekspresikan dengan berbagai cara      seperti menjulurkan  lidah, memegang mainan dan membolak-baliknya, memasukkan      ke dalam  mulut, merangkak ke sana kemari, dan lainnya. Perhatikan keamanan       mainan maupun lingkungan sekitarnya &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#34afb0;"&gt;*&lt;/span&gt; Ketika ada       bayi lain di dekatnya, ia berusaha menarik perhatiannya dengan mencoba       menyentuh rambut atau pakaian bayi tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#e35db0;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bahasa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#ff0000;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09439bayi03.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;*&lt;/span&gt;  Sejak usia 6      bulan bayi merangkaikan suku kata yang sama seperti  ma-ma, da-da dan kini      semakin jelas kedengarannya. Pembentukan suku  kata ganda ini dianggap      sebagai pembentukan kata pertama seperti  mama, papa, dan lain sebagainya.     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#047c9b;"&gt;*&lt;/span&gt; Kala bayi       menunjukkan kesenangan meniru ucapan yang didengarnya, jangan malas       mengajaknya berkomunikasi dengan kata-kata sederhana. Ia akan mengamati  dan      meniru ucapan yang disampaikan padanya. Gunakan bahasa yang  benar, jangan      gunakan bahasa "bayi". &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ff9829;"&gt;*&lt;/span&gt; Saat merasa       senang, ia akan mengeluarkan suara-suara seperti tertawa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#047c9b;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemandirian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09439bayi06.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt; Beberapa      bayi mulai tumbuh gigi seri kedua atas  dan bawah setelah gigi seri      pertamanya. Makanan padat yang  diberikan pun sudah dalam bentuk nasi tim.      Jadi kemampuan menggigit  dan mengunyahnya sudah semakin berkembang. &lt;/span&gt;     &lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#4eb9b4;"&gt;*&lt;/span&gt; Masih ada       kecenderungan untuk menggigit-gigit atau mengunyah mainan, seperti di       usia-usia sebelumnya. Berikan ia mainan &lt;i&gt;teether&lt;/i&gt; dan perhatikan       kebersihan mainan tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffb12b;"&gt;*&lt;/span&gt; Mampu       memegang biskuit dan memasukkannya ke mulut. Berkaitan dengan itu ajari  ia      untuk makan sendiri dengan memberikannya sendok kecil untuk  dipegangnya.     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#e35db0;"&gt;*&lt;/span&gt; Dapat      memegang botol susu atau gelas minum  sendiri dan mengarahkannya ke mulut      seperti hendak minum. Gunakan  gelas plastik dengan sedikit air minum. &lt;/span&gt;     &lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#e35db0;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kognitif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09439bayi05.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt; Kemampuan      pendengarannya semakin bertambah. Ia  menunjukkan ketertarikan pada suara      sayup-sayup, berbisik, atau  perlahan. Raut mukanya menunjukkan ia      mendengarkan dengan saksama  suara tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#047c9b;"&gt;*&lt;/span&gt; Kemampuan      penglihatan semakin bertambah.  Bila sebuah mainan diletakkan dalam suatu      wadah, ia dapat  mengambilnya dari dalam wadah atau memasukkannya kembali. Ia      sudah  mampu membedakan ruang seperti atas-bawah dan luar-dalam dengan tepat.      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffb12b;"&gt;*&lt;/span&gt; Bila ada      sesuatu benda yang diinginkan, ia  berusaha untuk meraihnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;*&lt;/span&gt; Sudah dapat      memberi respons  atas perintah sederhana dengan gerakan tubuhnya, seperti      ketika  diminta "dadah" dia akan melambaikan tangannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#ff9933;"&gt;      Pertumbuhan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Berat  badan 7,0-9,2 kg, panjang badan      66,0-72,3 cm, dan lingkar kepala  42-48 cm.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sumber : copas dari &lt;a href="http://corpusalienum.multiply.com/journal/item/473"&gt;Notesnya Jeng Fira&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-8754754330978976123?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/8754754330978976123/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-9-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/8754754330978976123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/8754754330978976123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-9-bulan.html' title='Perkembangan Bayi Usia 9 Bulan'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-7365876110551871534</id><published>2010-06-03T05:35:00.000-07:00</published><updated>2010-06-03T05:44:45.343-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='All about baby'/><title type='text'>Perkembangan Bayi Usia 8 Bulan</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;b&gt;TUMBUH KEMBANG  BAYI BULAN KE-8: IA MULAI MENGOCEH&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;p&gt;    &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;B&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;ayi mulai bisa berdiri dengan  berpegangan dan bersuara, "Ma, ma..."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;             &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;          &lt;table style="border-collapse: collapse; color: rgb(17, 17, 17);" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td width="100%"&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(46, 96, 170);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;     KETERAMPILAN MOTORIK KASAR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(248, 0, 128);"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09438bayi01b.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09438bayi01a.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt; Terlihat      upaya bayi untuk merangkak maju.  Sesekali ia akan memutar badannya atau      mengubah posisi sikap  tubuhnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(248, 0, 128);"&gt;*&lt;/span&gt; Sudah dapat      duduk sendiri meski sikap  punggung belum lurus atau tegak betul. Terkadang      masih terguling  dan perlu bantuan, sehingga ketika duduk ia masih bertumpu      pada  tangannya. Jika tubuhnya miring, adakalanya lengan bayi berupaya       menahan agar tidak berguling. Tanpa bantuan lengan, bayi bisa bertahan  duduk      selama sekitar 10 menit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(248, 0, 128);"&gt;*&lt;/span&gt; Jika       diposisikan berdiri dengan dipegangi ketiaknya, bayi melonjak dengan  pinggul      yang agak menekuk seperti berjongkok dan kemudian  menghentakkan kakinya      untuk lurus berdiri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(248, 0, 128);"&gt;*&lt;/span&gt; Bayi juga       mulai belajar berdiri dengan berpegangan pada furnitur yang ada di  dekatnya.     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(46, 96, 170);"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;KETERAMPILAN MOTORIK HALUS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(52, 159, 44);"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09438bayi04a.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09438bayi04b.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(14, 49, 146);"&gt;      Kemampuan motorik halus  di usia sebelumnya lebih dimantapkan di usia ini dan      berlanjut pada  kemampuan baru. Contoh, selain bisa memegang suatu objek      dengan  tangan kanan dan kirinya, kini objek tersebut bisa ditimang atau       dimainkan dengan kedua tangannya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(52, 159, 44);"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(14, 49, 146);"&gt;      Kemampuan mengambil objek dalam ukuran kecil bisa  dilakukannya dengan cara      menjumput atau menggaruk dengan jemari  tangannya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(52, 159, 44);"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(14, 49, 146);"&gt;      Ia dapat pula  meraih benda yang agak jauh dengan mengulurkan lengannya.&lt;/span&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(52, 159, 44);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(14, 49, 146);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;      Sering kali ia berusaha  membunyikan mainan yang ada dalam genggamannya.      Contohnya, mainan  kubus-kubusan dalam kedua genggamannya diadu atau      diketuk-ketukkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(46, 96, 170);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;      PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(61, 53, 150);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09438bayi03.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(248, 0, 128);"&gt;*&lt;/span&gt;  Tampak sikap      yang seolah menahan diri atau takut pada orang yang  baru dikenalnya. Ia tak      mau sembarang digendong orang yang  ditunjukkan dengan cara menangis. &lt;/span&gt;     &lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(248, 0, 128);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;      Secara visual ia sangat mengenali wajah ibunya. Lantaran  itu ada rasa      khawatir bila berpisah dengan sang bunda. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(248, 0, 128);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;      Ia mulai mengamati peristiwa-peristiwa di  sekitarnya. Ia tertarik melihat      ibunya mengerjakan sesuatu di  dekatnya, semisal menyapu, menulis, menelepon,      berbicara dengan  orang lain, dan sebagainya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(248, 0, 128);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;      Bila  melihat cermin ia seolah menyapa bayangannya dengan mengajaknya       tersenyum dan memandangi bayangan tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(248, 0, 128);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;      Kerap mengulang-ulang aktivitas yang dirasanya  menyenangkan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(248, 0, 128);"&gt;*&lt;/span&gt; Mulai bisa      diajak bekerja sama, terutama  saat bermain. Umpamanya, dalam bermain cilukba      sudah bisa melakukan  perintah sederhana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(46, 96, 170);"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;PERKEMBANGAN  KOGNITIF&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(52, 159, 44);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09438bayi02.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(249, 0, 103);font-size:85%;" &gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 135, 55);font-size:85%;" &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(11, 81, 161);font-size:85%;" &gt;Mulai  memerhatikan (selama sekitar 1      menit) hal-hal kecil yang ada di  sekitarnya, seperti objek-objek kecil,      gerakan bayangan pada kain  jendela, atau gambar. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(249, 0, 103);"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 135, 55);"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(11, 81, 161);"&gt;Kemampuan untuk memusatkan perhatian semakin       bertambah. Misalnya, bisa bermain dengan mainannya sendiri sekitar 2-3  menit.&lt;/span&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(249, 0, 103);"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 135, 55);"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(11, 81, 161);"&gt;Memerhatikan kata-kata familiar yang sering       didengarnya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(249, 0, 103);"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(11, 81, 161);"&gt;      Memberi respons  dengan gerakan tubuh jika diminta melakukan sesuatu yang      sederhana.&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(249, 0, 103);"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 135, 55);"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(11, 81, 161);"&gt;Menyentuh mainan atau  tangan orang dewasa saat      ingin memulai suatu aktivitas.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(249, 0, 103);font-size:85%;" &gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 135, 55);font-size:85%;" &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(11, 81, 161);font-size:85%;" &gt;Pandangannya  akan mengikuti arah      lintasan objek yang bergerak cepat. Misal  ketika mainannya terjatuh ke bawah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(46, 96, 170);"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;PERKEMBANGAN BAHASA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(52, 159, 44);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09438bayi05.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(61, 53, 150);"&gt;*&lt;/span&gt;  Selain      mengoceh, si kecil senang bereksperimen dengan nada  suaranya sendiri. Ia      suka berteriak dan juga berbisik-bisik. Ia  akan mendengarkan bermacam      suaranya itu, terutama ocehannya dengan  penuh perhatian. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(61, 53, 150);"&gt;*&lt;/span&gt; Berteriak      kala meminta perhatian dari  lingkungan sekitarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(61, 53, 150);"&gt;*&lt;/span&gt; Dapat      mengucapkan suku kata tunggal 'ba'  atau 'ma' maupun suku kata ganda seperti,      'ba, ba' atau 'ma, ma.'  Ia dapat menirukan ocehan dengan gaya seperti yang      diucapkan orang  dewasa padanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(46, 96, 170);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;     PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(46, 96, 170);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09438bayi06.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(61, 53, 150);"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(248, 0, 128);"&gt;      Proses mengunyah  makanan dilakukan dengan semakin baik dan terlatih. Ia      dapat  menggerakkan makanan padat dalam mulutnya untuk dikunyah dan digigit       dengan sengaja.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(61, 53, 150);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(248, 0, 128);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;      Bisa mengunyah atau menggigit mainan yang dimasukkannya  ke dalam mulut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(254, 49, 31);font-size:85%;" &gt;      PERTUMBUHAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Berat badan sekitar 6,6-8,8       kg, panjang badan sekitar 64,6-71,0 cm, dan lingkar kepala 41,5-47,5  cm.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dedeh Kurniasih&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;i&gt;      &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Konsultan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;  Ahli :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;i&gt;     &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;dr. Rini Sekartini, Sp.A(K)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;i&gt;     &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;dari&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;       RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Sumber : copas dari &lt;a href="http://corpusalienum.multiply.com/journal/item/472"&gt;Notesnya Jeng Fira&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://corpusalienum.multiply.com/journal/item/472"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="right"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-7365876110551871534?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/7365876110551871534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-8-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/7365876110551871534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/7365876110551871534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-8-bulan.html' title='Perkembangan Bayi Usia 8 Bulan'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-4422885064261468051</id><published>2010-06-03T05:33:00.000-07:00</published><updated>2010-06-03T05:35:01.901-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='All about baby'/><title type='text'>Perkembangan Bayi Usia 7 Bulan</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;TUMBUH KEMBANG  BAYI BULAN KE-7 SENANG BERMAIN CILUKBA!&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:100%;color:#000000;"&gt;             &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;          &lt;table style="border-collapse: collapse;color:#111111;" border="0" border cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td width="100%"&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Motorik halusnya      semakin berkembang baik. Ia bisa  mengambil mainan dengan tangan kanan dan      kirinya.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;Dedeh      Kurniasih. Foto: Ferdi/NAKITA&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Konsultan Ahli: &lt;/span&gt;      &lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;i&gt;    &lt;/i&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dr. Rini Sekartini,      Sp.A(K).,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;  dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:130%;color:#fc6c8f;"&gt;PERKEMBANGAN       MOTORIK KASAR&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09437bayi01a.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Bayi dapat membalikkan  badan dari posisi telentang hingga telungkup. Namun      bukan dengan  menggulingkan badan seperti yang ia lakukan di usia sebelumnya.&lt;/span&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Masih belajar merangkak  dan duduk seperti usia sebelumnya. Misal, ia memutar      pinggul dan  bahu untuk mengubah posisi badannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09437bayi01b.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Jika diposisikan  berbaring, ia akan memainkan kedua kakinya. Pinggulnya      tampak  menekuk. Terkadang ia arahkan kedua kakinya masuk ke dalam mulut.     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Bila dicoba didirikan sebentar, dengan memegang  kedua bagian ketiaknya, ia      akan membuat gerakan melonjak-lonjak  seperti orang kesenangan. &lt;/span&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;span style="color:#333333;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Bayi mulai belajar merangkak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;     PERKEMBANGAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; MOTORIK HALUS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09437bayi02.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Tangan kanan dan kirinya  dapat ia gunakan untuk memegang suatu objek dengan      tepat. Terkadang  ia amati benda dalam genggamannya dan kemudian      memindahkannya  dengan tangan satunya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Bila objek dalam genggaman tangannya terlepas, ia  berusaha untuk      mengambilnya kembali. Jika terjatuh ke bawah bayi  tampak mencari benda      tersebut ke arah bawah dan tidak teralihkan  perhatiannya pada hal lain.&lt;/span&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ff9833;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;     PERKEMBANGAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; BAHASA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09437bayi04.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Bayi senang mengoceh mengeluarkan bunyi rangkaian  suku kata, tanpa arti      tertentu. Contoh, 'babababa..,' "dadada..,"  atau "papapa..."&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;     &lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Mengeluarkan bunyi atau suara konsonan 'rrr' vokal "aaa",  "ooo", atau dalam      bentuk suku kata seperti "he-he", "da-da", &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Bila ada yang mengucapkan atau  menyebutkan namanya ia akan memerhatikan      ucapan tersebut.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Adakalanya bayi  berteriak-teriak untuk meminta perhatian. Paling sering bila      sedang  berada jauh dari ibunya atau ditinggal sendirian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#fc587c;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;      PERKEMBANGAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; KOGNITIF&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09437bayi05.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Ia akan mencari arah suara meski suara berbisik  sekalipun. Bola mata, kepala      serta badannya bergerak memutar  mencari arah bunyi.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Jika diminta mencari salah satu anggota keluarga  yang disebutkan namanya,      misalnya, "Ayah mana?", ia akan tampak  mencarinya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Bisa diajak bermain cilukba, bermain sendiri  dengan mainannya serta main      dengan kertas.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Dapat memberi respons pada ekspresi wajah  orang dewasa di sekitarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#53b0d1;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;     PERKEMBANGAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; SOSIAL-EMOSI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09437bayi03.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Menikmati permainan  sosial. Contoh ketika diajak main cilukba dengan sang      ibu, bayi  berusaha meraih tangan ibu yang menutupi wajah ibunya, seolah      ingin  membuka dan melihat wajah sang ibu. Ketika ibu membuka tangannya, si       bayi akan tertawa.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;       Sering kali meminta perhatian dari orang di lingkungan sekitarnya,  biasanya      dengan mengeluarkan suara-suara.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Ia akan perlihatkan rasa suka dan tidak dengan  ungkapan suara maupun gerakan      tubuh pada orang tertentu, objek  maupun suatu tempat.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Jika diajak bicara ia akan mengamati dan mengeksplorasi  wajah orang dewasa      yang mengajak bicara tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#e87dbf;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;      PERKEMBANGAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; KEMANDIRIAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09437bayi06.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Kemandirian dalam hal  makan semakin berkembang baik, seperti mengunyah      makanan padat dan  menggigit.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Memegang sendiri makanannya semisal biskuit bayi  atau &lt;i&gt;finger food&lt;/i&gt;      lainnya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Bila diberi minum dari cangkir ia bisa  meminumnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;br /&gt;Sumber : copas dari &lt;a href="http://corpusalienum.multiply.com/journal/item/471"&gt;Notesnya Jeng Fira&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-4422885064261468051?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/4422885064261468051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-7-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4422885064261468051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4422885064261468051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-7-bulan.html' title='Perkembangan Bayi Usia 7 Bulan'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-7797430746811101006</id><published>2010-06-03T05:30:00.000-07:00</published><updated>2010-06-03T05:32:26.818-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='All about baby'/><title type='text'>Perkembangan Bayi Usia 6 Bulan</title><content type='html'>Ibu-ibuuu.., maaf yah., Bukan bermaksud malas atau bagaimana. Saya copas lagi satu info bagus dari &lt;a href="http://corpusalienum.multiply.com/journal/item/470/Perkembangan_Bayi_Bulan_6_Sudah_Mau_Duduk"&gt;jeng Fira&lt;/a&gt;. Mau nulis lagi tapi kayaknya inih udah lengkap banget dan bisa dijadikan acuan untuk memonitor perkembangan bebi kita., Cekidot ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;TUMBUH KEMBANG  BAYI BULAN KE -6 Wow, Sudah Mau Duduk!&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:100%;color:#000000;"&gt;             &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;          &lt;table style="border-collapse: collapse;color:#111111;" border="0" border cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td width="100%"&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Pada  bulan ke-6 bayi usia      ini dapat distimulasi untuk belajar duduk. Ia  pun bisa dilatih untuk      memegang biskuit dan memasukkannya ke  mulut.&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;     Dedeh Kurniasih&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Konsultan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;      Ahli: &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;i&gt;    &lt;/i&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;dr. Rini Sekartini,       Sp.A(K)., &lt;/b&gt;dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;i&gt;    &lt;/i&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:130%;color:#fb6bb7;"&gt;PERKEMBANGAN      MOTORIK KASAR&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09436bayi01.jpg" align="right" border="0" /&gt;* &lt;/span&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Ketika  ditelungkupkan, posisi kepala      bisa tegak dan bisa menopang tubuhnya  dengan kedua lengan yang ditegakkan.      Posisi ini sudah lebih  terlihat mantap dan seimbang ketimbang usia      sebelumnya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Kemampuan bergulingnya sudah lebih sering dan  mudah terjadi.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;     &lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Bila dalam posisi telentang kemudian kita ulurkan tangan,  dia akan      menggenggamnya dan akan mengentakkan badan untuk bergerak  bangun ke arah      posisi duduk. Ia merasa senang kalau ditarik untuk  didudukkan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09436bayi03.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09436bayi02.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;       Jika diposisikan duduk dengan dibantu, kepalanya dapat tegak cukup baik       tanpa berpegangan. Memangku si kecil dengan posisi duduk dapat  membantu      menstimulasinya untuk posisi duduk. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#333333;"&gt;      Bila diposisikan berdiri dengan dipegangi  pada kedua ketiaknya, kaki bayi      dapat menumpu dengan baik dan sudah  tampak keseimbangan meski hanya sebentar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:130%;color:#fd969e;"&gt;PERKEMBANGAN       MOTORIK HALUS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#993399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09436bayi04.jpg" align="right" border="0" /&gt;* Telapak tangan      tidak lagi mengepal malah sudah membuka  keseluruhan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#993399;"&gt;* Ia dapat meraih dengan      tepat sasaran sebuah objek dengan  kedua tangannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#993399;"&gt;* Dapat memegang benda      dengan telapak  tangan dan semua jemari tangannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#993399;"&gt;* Ia bisa dilatih memegang       biskuit untuk dimakannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#993399;"&gt;* Dapat mencoba-coba atau      memanipulasi  objek yang ada dalam genggamannya dan mengamat-amatinya. Selain       itu, memukulkan objek yang dipegangnya pada meja, misalnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#993399;"&gt;* Dapat memindahkan  benda      yang dipegangnya dari satu tangan ke tangan lain. Sesekali  ia gunakan pula      tangan dengan bantuan mulut atau anggota badan  lainnya. Pandangannya sudah      lebih luas dalam melihat. Misal, ia  bisa mengikuti gerakan orang yang      melintas dalam ruangannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#c26b33;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;     PERKEMBANGAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; SOSIAL-EMOSI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#006699;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09436bayi05.jpg" align="right" border="0" /&gt;* Sudah dapat      membedakan orang dekat dan orang baru  sebagai orang asing baginya. Ia mulai      mempunyai kesadaran akan  orang asing maupun situasi yang asing. Lantaran itu,      ia akan merasa  senang dan bersikap ramah pada orang yang dikenalnya seperti       orangtua ataupun pengasuh. Sebaliknya ia bisa merasa takut dan menangis  saat      disapa orang yang belum dikenalnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#006699;"&gt;* Bila di dekatnya ada bayi       lain, ia akan menunjukkan minatnya dengan tersenyum. Kalau bayi  didekatnya      menangis, ia seolah menunjukkan minatnya pada suara  tangisan tersebut dengan      sikap diam mendengarkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#5cb256;"&gt;      PERKEMBANGAN BAHASA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#333333;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#fd3352;"&gt;Sebagian  besar bayi usia ini dapat      menggabungkan atau merangkaikan huruf  hidup tertentu dengan bunyi-bunyi      huruf mati. Ia bisa menyuarakan  suku kata-suku kata seperti, "ma-ma", "da-da",      dan "na-na" dengan  nada berirama/ritmis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#333333;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#fd3352;"&gt;Ia akan memerhatikan dengan baik orang       yang berbicara dan menyebutkan namanya. Latih bayi untuk mencoba       menirukannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;     Ukuran&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Tubuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#f93399;"&gt;Berat badan      sekitar 5,8-7,8  kg, panjang badan 61,6 ­ 67,8 cm, dan lingkar kepala 40-46      cm.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ff9833;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;     PERKEMBANGAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; KOGNITIF&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09436bayi07.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#c26b33;"&gt;Ketika meraih benda, ia melakukannya dengan       sengaja. Begitu juga saat melakukan eksplorasi sensori dengan memasukkan       benda/sesuatu ke mulutnya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Kemampuan mendengarnya cukup tajam dan  perhatiannya besar pada suara-suara      yang didengarnya. Ia juga bisa  menentukan gerak pandangan/kepalanya ke arah      munculnya suara. Bisa  dicoba dengan meremas kertas di samping telinganya. Ia      akan menoleh  ke arah bunyi &lt;i&gt;kresekan&lt;/i&gt; kertas.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#f93399;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#333333;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#c26b33;"&gt;Bisa  membedakan suara ramah dan marah      yang didengarnya serta memberi  respons yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-7797430746811101006?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/7797430746811101006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-6-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/7797430746811101006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/7797430746811101006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-6-bulan.html' title='Perkembangan Bayi Usia 6 Bulan'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-4055343915801084816</id><published>2010-06-03T05:19:00.000-07:00</published><updated>2010-06-03T05:23:42.145-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='All about baby'/><title type='text'>Perkembangan Bayi Usia 5 Bulan</title><content type='html'>Huwahhh., alhamdulillahnya sekarang Arya sudah berusia lima bulan. Mau masuk enam bulan seminggu lagi. Kalo menurut kalender Jawa mah besok udah 6 bulan sih. Rencana besok mau mulai mam karena sudah rada malas juga mik susu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Btw, bayi umur 5 bulan bisa ngapain aja yah? Ini dia saya copas-kan artikel yang oke tentang perkembangan bayi berusia lima bulan. Dari &lt;a href="http://corpusalienum.multiply.com/journal/item/469/Perkembangan_Bayi_Bulan_5_Mengulurkan_Tangan_dan_Mainan"&gt;notesnya jeng Fira&lt;/a&gt; nih. Cekidot yah ^^.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt;&lt;b&gt;     &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(174, 201, 255);"&gt;TUMBUH&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(174, 201, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(174, 201, 255);"&gt;      KEMBANG BAYI BULAN  KE-5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt;     &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;"&gt;Mengulurkan  TANGAN &amp;amp; MAINAN&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color:#047c9b;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Motorik  halusnya sudah terkoordinasi dengan baik. Telapak      tangan sudah  membuka dan ia akan meraih objek yang ada dalam pandangannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;     Dedeh Kurniasih.  Foto: Ferdi/NAKITA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Konsultan  Ahli: &lt;/span&gt;     &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;    &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;dr.  Rini Sekartini, Sp.AK      dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;    &lt;/b&gt;     &lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:130%;color:#02a0c6;"&gt;Perkembangan       Motorik kasar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;      &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;      &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09435bayi07.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Bila bayi  mengamati sesuatu pada satu sisi, ia akan memiringkan kepala dan       badan sehingga membuatnya terguling. Karena itu, hati-hati jika menaruh  bayi,      perhatikan sekelilingnya, apakah cukup aman dan tidak  berisiko membuatnya      terjatuh. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Kepalanya sudah bergerak-gerak dengan aktif jika  ditelungkupkan. Ia pun      mulai bisa bertopang tegak pada kedua  lengannya (dengan ujung-ujung jari      kaki menahan pada alas). Dalam  posisi telungkup pun ia mudah untuk bergerak      memutar. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;    &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09435bayi02.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Ketika dari posisi telentang, kedua tangannya  ditarik, kedua lengannya akan      melengkung dan kepala bayi menunduk  ke depan sehingga dagu menyentuh dada.      Ketegangan otot perut dan  pangkal paha juga menyebabkan pinggul tertekuk.      Bayi pun dapat  duduk dengan dibantu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;     &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Kalau bayi  "diberdirikan" dengan memegang kedua ketiaknya, tampak kedua kaki       bayi bisa tegak. Bertumpu pada kedua kaki dengan posisi seimbang bisa       dilakukan dalam hitungan 1-2 detik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:130%;color:#f80080;"&gt;Perkembangan       Motorik halus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09435bayi05.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Bayi sudah mencoba meraih  mainan yang digerak-gerakkan di depan pandangannya      atau yang  ditaruh di dadanya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;    &lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Telapak tangannya sudah membuka sehingga orangtua  bisa memegang kedua      tangannya dan membantu si kecil untuk bertepuk  tangan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;    &lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Sudah bisa memerhatikan suatu objek yang berjarak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ff7f00;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;     Perkembangan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; sosial-emosi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09435bayi09.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;      Bayi mulai memunculkan berbagai suara sebagai ekpresi  rasa senang atau tidak      senang ketimbang menangis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;      Dapat memberi respons dengan mengoceh atau  tersenyum pada orang dewasa yang      mengajaknya bercanda. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:6;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09435bayi01.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Bisa membedakan wajah-wajah yang tersenyum,  suara-suara ramah maupun yang      menunjukkan amarah. Respons yang  diberikan berbeda terhadap apa yang dilihat.      Maka itu, seringlah  memberikan senyuman serta suara riang gembira pada bayi.     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;      Dapat menikmati  permainan, baik bermain sendiri dengan suatu objek atau      bermain  sosial semisal bermain cermin. Ia akan tersenyum ketika melihat       bayangannya di cermin. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;      Mengulurkan tangan  minta digendong ibu atau orang yang sudah dikenalnya.     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;      Jika ada bayi lain, biasanya ia memberikan  respons untuk menarik perhatian.      Seperti dengan  menendang-nendangkan kaki, tertawa, main ludah atau      melambungkan  badannya ke atas-ke bawah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;    &lt;/span&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:130%;color:#fffe4d;"&gt;     &lt;span style="background-color: rgb(0, 128, 128);"&gt;Perkembangan Kognitif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;      &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09435bayi04.jpg" align="right" border="0" /&gt;*&lt;/span&gt; Dapat      bereksplorasi sensori  dengan menggunakan tangan dan mulut. Lantaran itu, ia      memasukkan  segala sesuatu ke dalam mulut. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;*&lt;/span&gt;  Bisa meraih      suatu objek dengan sengaja. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;*&lt;/span&gt;  Seringkali      terlihat memainkan tangan, kaki serta jemarinya sambil  mengamati     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09435bayi06.jpg" align="right" border="0" /&gt;dengan      penuh perhatian. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;*&lt;/span&gt;  Mulai      memahami air muka dan nada suara orang dan serta dapat  memerhatikan dan      menafsirkan perilaku orang yang senang, marah, dan  lainnya. Bayi pun akan      memberi respons dengan menunjukkan wajah  ketakutan, keheranan atau lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:130%;color:#fa46a6;"&gt;Perkembangan      Bahasa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;     &lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09435bayi08.jpg" align="right" border="0" /&gt;* Bisa berteriak-teriak ketika ditinggal      sendirian atau  tak ada orang di dekatnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;* Mengoceh dan menyuarakan  suara-suara      seperti "aaah", "ee", atau "oy". &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;* Jika diajak bercanda  bisa mengungkapkan      rasa senang dan gembiranya dengan tertawa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;*&lt;img src="http://www.tabloid-nakita.com/photo/09435bayi03.jpg" align="right" border="0" /&gt; Mulai memberi respons dengan mendengar      dan memerhatikan  suara musik yang diperdengarkan, adakalanya dengan mendekut.     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;* Orangtua bisa  mestimulasi dengan      memperdengarkan kata-kata yang familiar (sudah  dikenalnya). Bayi akan      mencoba-coba untuk menirukan suara-suara  itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;b&gt;     &lt;span style="font-weight: 400; background-color: rgb(254, 49, 31);"&gt;     &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:130%;color:#fffe4d;"&gt;Ukuran&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:130%;color:#fffe4d;"&gt;      Tubuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;b&gt;    &lt;/b&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#fc4874;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#02a0c6;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="color:#f80080;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Berat  badan sekitar 5,3-7,3      kg, panjang badan 59,8 -65,9 cm, dan lingkar  kepala 39-45 cm.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-4055343915801084816?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/4055343915801084816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-5-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4055343915801084816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4055343915801084816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/06/perkembangan-bayi-usia-5-bulan.html' title='Perkembangan Bayi Usia 5 Bulan'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-531437173192073308</id><published>2010-05-31T04:24:00.000-07:00</published><updated>2010-06-07T04:00:12.066-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='All about baby'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'>Jika Bayi Jatuh Dari Ranjang</title><content type='html'>Hari Jumat kemarin, adalah hari yang sangat menyedihkan bagi saya. Bagaimana tidak? Arya yang baru saja berusia 5 bulan jatuh dari tempat tidur. Ada barangkali 70cm tingginya. Omigod., rasanya jantung saya hampir berhenti berdetak menyaksikan anak saya itu telentang di lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya, hari Jumat itu hari libur, saya berencana mengajak Arya jalan-jalan. Biasalah, silaturahim ke rumah teman-teman. Ini karena ayahnya Arya alergi betul dengan yang namanya mall dan yang semacamnya, jadi dia tidak pernah memberikan opsi jalan-jalan ke mall untuk saya dan arya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam sembilan pagi, Arya sudah selesai dimandikan. Sudah wangi dengan cologne dan hair lotion. tetapi dia mengantuk. Jadilah saya menimangnya dan menyusuinya hingga tertidur. Tak berapa lama saya menurunkannya dari gendongan menaruhnya di ranjang. Menyelimutinya dan beranjak keluar kamar sambil meneruskan aktivitas memasak. Sementara ayahnya kerja di kamar sebelah dan si mbak mencuci baju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh menit berselang, saya meminta si mbak untuk menengok Arya, apakah dia masih tertidur atau sudah bangun. Si mbak bilang masih tidur. Maka saya pun meneruskan aktivitas saya dengan tenang. Sepuluh menit berselang, saya mendengar jeritan keras dari kamar tidur dan segera memeriksa ke kamar Arya. DAn betapa terkejutnya saya ketika melihat arya sudah berada di lantai dengan posisi telentang dan menjerit keras!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebut nama Tuhan berkali-kali, dan sambil berurai air mata saya saya memanggil mas yang berada di kamar sebelah dan segera mengambil Arya di buaian. Melihat saya menangis meraung-raung, si mas mengambil alih Arya dari buaian saya dan menenangkannya. Ya Allah, maafkan bundamu ini nak. Bunda janji lain waktu akan menjagamu dengan ekstra hati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasca jatuh, saya mengobservasi Arya selama dua hari. Alhamdulillah, pasca jatuh selang beberapa menit dia sudah lincah kembali. Berguling ke sana kemari tanpa ada rasa takut dan trauma akan jatuh lagi. Dia juga tidak demam, tidak juga muntah. Yah, mudah-mudahan semua baik-baik saja ya nak. Bunda cemas sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa saat lamanya, dan setelah saya tenang kembali, iseng-iseng saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;googling&lt;/span&gt; (belakangan sejak saya melahirkan paman &lt;a href="http://google.com"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;google&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; jadi teman favorit saya untuk menanyakan sesuatu, hehe)dan mencari tahu apa yang harus dilakukan ketika bayi jatuh dari tempat tidur. Ini dia saya copas-kan. Saya copas dari &lt;a href="http://fetryz.multiply.com/reviews/item/80"&gt;sini&lt;/a&gt;. Cekidot..,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;PERTOLONGAN PERTAMA BAYI JATUH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Hati-hati jangan langsung  menggendongnya. Pastikan dulu bagaimana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;kondisinya!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Usia bayi  adalah masa rawan terjadi kecelakaan. Saat ia belajar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;berguling  umpamanya dan orangtua lengah, ia bisa saja terjatuh dari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;tempat  tidur. Untuk itulah manajemen penanganan kasus bayi terjatuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;amat  diperlukan. Yang pasti, saat si kecil terjatuh, jangan hanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;mengkhawatirkan  bagian kepala saja, karena semua anggota tubuhnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;memiliki risiko  yang sama untuk mengalami benturan yang dapat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;membahayakannya.  Berikut penjelasan dr. Anna Tjandra, Sp.A dari RSAB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Harapan Kita,  Jakarta mengenai manajemen kecelakaan pada anak yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;sederhana,  yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;* Menyaksikan langsung anak terjatuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;- Perhatikan  bagian mana dari tubuh anak yang mengalami benturan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;- Ingat  proses jatuhnya, apakah langsung menghujam ke lantai atau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;terbentur  sesuatu terlebih dahulu baru ke lantai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;- Pastikan dari  ketinggian berapa meter anak terjatuh dan media apa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;yang menjadi  tempat pendaratannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;- Lihat dan perhatikan baik-baik kondisi si  kecil. Apakah setelah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;jatuh langsung menangis dan menggerak-gerakkan  semua anggota&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;badannya? Jika ya, kita bisa langsung menggendong  untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;menenangkannya. Setelah ia tenang, baru lakukan observasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;-  Adapun observasi yang perlu dilakukan adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;+ Cari dan ingat  bagian-bagian mana saja yang lebam/benjol/ memar di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;seluruh anggota  badan bayi. Jika menemukan benjolan di kepala atau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;memar di badan,  boleh diobati dengan obat antitrauma oles. Jika pada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;bagian kepala  tidak ditemukan lebam atau benjol, tapi bayi menangis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;saat dipegang,  larikan segera ia ke rumah sakit terdekat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;+ Coba gerakkan kedua  tangan bayi, ke samping, ke atas, ke bawah, ke&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;depan, lalu rentangkan  dan angkat-angkatlah. Jika ada keluhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;pastikan di tangan yang mana  dan saat dalam posisi seperti apa. Ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;sebagai bahan untuk dilaporkan  ke dokter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;+ Lakukan hal yang sama pada kaki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;+ Tengokkan  kepala bayi ke kanan dan ke kiri. Coba dekatkan dagu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;bayi ke dada  secara perlahan. Jika ada keluhan catat sebagai laporan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;pada dokter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;+  Miringkan badan si kecil ke kiri dan ke kanan. Jika ada keluhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;catat  dan laporkan ke dokter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;- Observasi perlu dilakukan selama 2x24  jam. Jika dalam kurun waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;itu ada keluhan, apalagi sampai muntah  dengan menyembur, segera&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;larikan ke rumah sakit terdekat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;-  Sebaliknya bila setelah jatuh dalam keadaan sadar tapi pasif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;(apalagi  tidak menggerak-gerakkan anggota badannya) jangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;mengangkatnya.  Hubungi UGD rumah sakit terdekat atau 118 untuk minta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;pertolongan  paramedis. Salah mengangkat dalam kondisi seperti ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;dapat berisiko  fatal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;* Jika menemukan si kecil sudah di lantai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;-  Perhatikan keadaan bayi; sadar atau tidak, menangis atau tidak,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;dapat  menggerak-gerakkan anggota badan atau tidak. Jika ia tidak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;sadar  atau sadar tapi pasif, ingat jangan menggendongnya, tapi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;segera minta  bantuan paramedis terdekat, UGD atau 118.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;- Perhatikan dalam  posisi seperti apa si kecil saat ditemukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;+ Jika dalam keadaan  tengkurap kemungkinan besarnya aman. Tapi kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;mesti melakukan  pemeriksaan seputar bahu, kedua tangan, dada dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;kaki. Caranya  gerakkan tangan ke atas, depan, samping. Jika ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;keluhan sakit  segera bawa ke dokter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;+ Jika dalam keadaan telentang. Periksa  dan perhatikan daerah kepala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;bagian belakang, leher, punggung, dan  panggul, mulai dari tanda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;lebam atau merah, hingga keluhan sakit saat  disentuh dan digerakkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;seperti yang telah disebutkan di atas.  Pastikan bayi tidak muntah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;atau mengalami penurunan kesadaran dalam  2x24 jam. Jika ada keluhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;segera larikan ke dokter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;+ Jika  bayi ditemukan dalam posisi miring, kanan atau kiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Perhatikan dan  periksa kepala, tangan yang menjadi tumpuan badan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;juga kaki. Lakukan  pemeriksaan seperti yang disebutkan di atas. Jika&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;ada keluhan segera  larikan ke dokter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;+ Jika ditemukan dalam posisi duduk. Periksa  dan pastikan bayi masih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;sadar, biasanya menangis, dan mampu  menggerakkan anggota badan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Periksa bagian panggulnya, ada tidak  tanda memar, merah, atau sakit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;saat dipegang atau digerakkan. Jika ya  segera larikan ke dokter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;* Pemeriksaan lain yang perlu  dilakukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;- Dalam posisi apa pun jatuhnya si kecil, jangan lupa  melakukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;pemeriksaan mata. Baiknya menggunakan senter:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;+  Masih bereaksikah saat kita senter matanya, mengedip, menutup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;matanya  atau kaget. Jika tidak bawa segera anak ke rumah sakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;+  Gerakan senter ke kanan dan ke kiri, masih mampukah bayi mengikuti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;gerakan  sinar. Jika tidak ia harus segera dilarikan ke rumah sakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;+  Perhatikan pupil matanya, apakah pupil mata yang kiri dan kanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;sama  besar/kecilnya saat kita senter satu per satu. Jika sama kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;bisa  bernapas lega. Bila tidak, bayi perlu menjalani pemeriksaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;lebih  lanjut, seperti CT Scan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;- Ukur dan pastikan si kecil jatuh dari  ketinggian berapa. Sebab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;semakin tinggi pastinya gaya gravitasi bumi  akan lebih kuat menarik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;si anak. Tentu efek yang ditimbulkan pun  semakin besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;EFEK POSISI JATUH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Di bawah ini kemungkinan-  kemungkinan yang bisa terjadi pada bayi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;saat terjatuh. Dengan  pengetahuan ini diharapkan orangtua bisa lebih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;memahami kondisi bayi  bila terjatuh dan mampu melakukan pertolongan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;pertama yang benar:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;*  Jika kepala terlebih dahulu yang membentur lantai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Di sebelah  mana pun benturan itu terjadi selama masih di kepala,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;kita perlu  mewaspadainya. Tulang tengkorak bayi masih rapuh dan ia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;belum  memiliki refleks untuk menahan dengan baik. Kemungkinan yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;bisa  terjadi, bayi mengalami fraktur atau retak/patah tulang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;tengkorak  kepala, atau perdarahan di luar tengkorak atau di dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;tengkorak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Perdarahan  di luar dapat ditandai dengan adanya benjol/memar. Selama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;tidak ada  fraktur, kondisi ini bisa dikatakan tidak parah. Rabalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;ubun-ubunnya  apakah menjendol atau tidak. Ubun-ubun yang menjendol&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;menjadi tanda  adanya peningkatan tekanan dalam otak yang dapat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;terjadi karena edema  otak atau perdarahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Harap diketahui, bila tidak ditemukan  benjolan/memar, tapi bayi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;menangis (atau justru tidak menangis dan  langsung tertidur), tidak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;sadarkan diri, mengalami kejang/muntah-  muntah (yang menyembur bukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;gumoh), ada kecurigaan bayi mengalami  perdarahan di dalam tengkorak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;kepalanya. Segera larikan ke rumah  sakit terdekat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;* Jika dada terlebih dahulu yang membentur  permukaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Kalau tempat mendaratnya datar, kemungkinan risiko bayi  untuk cedera&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;lebih sedikit. Sebaliknya, tempat mendarat yang tidak  mulus atau ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;tonjolan yang tepat mengarah ke dadanya dapat  mengakibatkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;fraktur/parah tulang iga atau rusuk yang patahannya  dapat mengenai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;organ paru-paru atau jantungnya. Untuk itu perhatikan  apakah si&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;kecil dapat bernapas secara normal atau tidak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Umumnya  jika bagian dada terlebih dahulu yang "mendarat", secara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;alami  tangan akan membuat perlindungan terlebih dahulu. Karena itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;periksa  juga kondisi tangan dan bahu bayi. Apakah ada pergelangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;tangannya  mengalami patah atau adakah sendi yang keluar (dislokasi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;dari  tempatnya. Periksa juga bagian kepala, khususnya dahi. Biasanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;saat  mendarat, sekalipun dada terlebih dahulu, kepala langsung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;menyusul  membentur lantai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;* Jika panggul terlebih dahulu yang mendarat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Kemungkinan  besar bayi akan mengalami dislokasi atau fraktur tulang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;panggul.  Karena panggul berhubungan langsung dengan tulang belakang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;dikhawatirkan  ada saraf-saraf yang terjepit. Jika yang terjepit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;saraf kaki  biasanya si kecil tidak bisa menggerakkan kakinya alias&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;lumpuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;*  Jika yang mendarat kaki terlebih dahulu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Kejadiannya pada tiap  bayi bisa berbeda. Jika ia sudah bisa berdiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;pasti akan menahan  tubuhnya dengan kaki lalu jatuh bersimpuh. Risiko&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;kasus ini adalah  dislokasi atau keseleo. Pada bayi di bawah 6 bulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;meski belum mampu  menahan tubuhnya, secara alami badan bayi akan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;terjatuh ke depan dan  sebelum mendarat tangannya akan menjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;bumper.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;* Jika yang  mendarat bokong duluan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Berbahaya karena kaitannya langsung dengan  tulang belakang dan dapat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;mengakibatkan patah pada tulang punggung  bayi. Risiko lain, bila ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;saraf yang terjepit bisa mengakibatkan  kelumpuhan. Bayi yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;ditemukan terjatuh pada posisi seperti ini  jangan digendong. Biarkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;paramedis yang melakukan pertolongan. Tapi  jika si kecil sadar dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;bisa aktif kita bisa langsung menggendongnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;*  Jika yang mendarat terlebih dahulu punggung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Menjadi bahaya jika  saat mendarat posisi leher ikut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;terlipat/tertekuk karena bisa  mengakibatkan keseleo dan fraktur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;tulang leher. Bila bayi dalam  keadaan tidak sadar jangan mencoba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;mengangkatnya. Langkah yang bisa  kita lakukan adalah minta bantuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;paramedis di UGD di rumah sakit  atau 118.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-531437173192073308?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/531437173192073308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/jika-bayi-jatuh-dari-ranjang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/531437173192073308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/531437173192073308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/jika-bayi-jatuh-dari-ranjang.html' title='Jika Bayi Jatuh Dari Ranjang'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-5135093332311096532</id><published>2010-05-25T21:40:00.000-07:00</published><updated>2010-06-07T03:37:45.868-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='All about baby'/><title type='text'>Rangkuman Jenis MPASI Vs Usia</title><content type='html'>Buat moms yang anaknya mau ber-MPASI kaya saya (Arya Insya Allah MPASI tgl 4 Juni nanti ^^), ini dia saya tuliskan Rangkuman Jenis MPASI Vs Usia. Saya copas dari &lt;a href="http://alumongga.wordpress.com/2009/03/04/tabel-rangkuman-mpasi-vs-usia/"&gt;blognya Bundit&lt;/a&gt; dan saya tulis lagi dalam bentuk kalimat berita. Jadi di sini, moms bisa melihat jenis makanan yang bisa diperkenalkan pada bayi usia mulai berapa. Cekidot ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bayi 6 Bulan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Serelia : beras merah, beras coklat, havermut (Bisa pilih tepung beras organik merk Gasol)&lt;br /&gt;Sayuran : kentang, ubi jalar, labu parang, kabocha, zuchini, kacang hijau, tomat.&lt;br /&gt;Buah : Pisang, Pir, Apel, Alpukat, Jeruk, Pepaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bayi 7 Bulan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Serelia : Oatmeal&lt;br /&gt;Sayuran : Asparagus, Sawi, Lobak&lt;br /&gt;Buah : Mangga, Peach, Plum, Blewah, Timun Suri&lt;br /&gt;Lauk : Ayam, sapi, hati ayam, tahu, tempe&lt;br /&gt;Lain-lain : kaldu, kuning telur,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bayi 8 Bulan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sayuran : Wortel, bayam, kubis, brokoli, bit, buncis.&lt;br /&gt;Buah : Melon, Semangka, Blueberry, Kiwi.&lt;br /&gt;Lainnya : finger food (bisa dengan buah dan sayuran), keju (bisa pilih jenis krim, cheddar atau ricotta. Yang pentung susunya sudah dipasteurisasi. Merk : yummy, kraft, diamond, philadelphia), butter (yang unsalt merk Orchid).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bayi 9 Bulan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sayuran : kacang panjang, kacang kapri, kacang merah.&lt;br /&gt;LAuk : sapi, kambing muda, bebek, ikan.&lt;br /&gt;Lainnya : yoghurt (yang palin tanpa tambahan gula merk yummy plain. Setelah 1 tahun bisa semua rasa. Bagus jika beli sendiri.), putih telur, ice cream (buatan sendiri).&lt;br /&gt;Bumbu : bawang merah, bawang putih, bawang bombay, bawang daun, seledri, daun jeruk, kemangi, lengkuas, kunyit, kencur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bayi 10 Bulan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Buah : angur, nanas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bayi 1 Tahun :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Buah : strawberi,&lt;br /&gt;Lainnya : sereal (Koko crunch, dsb, pilih yang cornflake yang original, bukan yang rasa coklat, dl)&lt;br /&gt;Bumbu : garam dan gula (karena bisa memperberat kerja ginjal)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bayi 2 Tahun :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Madu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-5135093332311096532?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/5135093332311096532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/rangkuman-jenis-mpasi-vs-usia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5135093332311096532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5135093332311096532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/rangkuman-jenis-mpasi-vs-usia.html' title='Rangkuman Jenis MPASI Vs Usia'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-1516827251745576169</id><published>2010-05-25T20:54:00.000-07:00</published><updated>2010-05-25T21:16:12.217-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masakan'/><title type='text'>Menu Sederhana di Hari Rabu : Sayur Asem, Ikan Kering Masak Pedas, Tempe Goreng</title><content type='html'>Hari Rabu ini, masakan diatas meja makan kami adalah sayur asem, ikan kering masak pedas, dan tempe goreng. Saya bersemangat sekali menulis ini, karena menu hari ini adalah menu kesukaan saya ^^&lt;br /&gt;Yap yap, menu ikan keringnya itu loh yang paling menggoda selera ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut resep keluarga Suseno hari ini ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Sayur Asem&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1 ikat kecil kacang panjang, potong-potong&lt;br /&gt;1 ikat kecil kangkung, siangi&lt;br /&gt;1 buah terong ungu, potong dadu&lt;br /&gt;2 sisir sedang nangka muda, potong-potong&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bumbu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1 siung bawang merah, iris kecil-kecil&lt;br /&gt;1 siung bawang putih, iris kecil-kecil&lt;br /&gt;3 buah cabe rawit, iris kecil-kecil&lt;br /&gt;2 biji asam jawa&lt;br /&gt;garam secukupnya&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Membuat :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cuci bersih semua bahan di atas, masukkan bahan yang sudah dicuci tersebut dan semua bumbu-bumbunya ke dalam panci dan tambahkan air sesuai selera untuk kuahnya. Rebus semua sayur tersebut hingga layu dan matang. Matikan kompor dan sayur asem siap dihidangkan ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Ikan Kering Masak Pedas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;3 buah ikan kering sunu/ikan kering sindirri', masing-masing ikan potong jadi dua bagian.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bumbu Halus:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;11 buah cabe rawit merah&lt;br /&gt;3 biji cabe merah besar&lt;br /&gt;1 siung bawang merah&lt;br /&gt;1 siung bawang putih&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Membuat :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rendam ikan kering dengan air panas beberapa saat agar kandungan garamnya berkurang. Kemudian goreng hingga matang. Tumis bumbu halus dengan minyak goreng sedikit, jika sudah berbau harum tambahkan air sedikit. Tunggu hingga mendidih, lalu masukkan ikan kering yang sudah digoreng tadi, aduk-aduk hingga bumbunya merata. Matikan api, dan ikan kering bumbu pedas siap dihidangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Tempe Goreng&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tempe satu papan, potong sesuai selera besarnya&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bumbu Halus:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;2 siung bawang putih&lt;br /&gt;1 sendok tehketumbar&lt;br /&gt;garam secukupnya&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Membuat :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Campurkan bumbu halus dengan air secukupnya. Celupkan tempe yang sudah dipotong-potong tersebut ke dalam bumbu, kemudian goreng hingga kering. Siaap dihidangkaaaaannn ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itadakimasu ^^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-1516827251745576169?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/1516827251745576169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/menu-sederhana-di-hari-rabu-sayur-asem.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/1516827251745576169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/1516827251745576169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/menu-sederhana-di-hari-rabu-sayur-asem.html' title='Menu Sederhana di Hari Rabu : Sayur Asem, Ikan Kering Masak Pedas, Tempe Goreng'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-7793763721144565011</id><published>2010-05-25T20:43:00.001-07:00</published><updated>2010-05-25T20:53:00.954-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masakan'/><title type='text'>Mam Pepaya ala Bugis</title><content type='html'>Bosan mam pepaya dengan gaya itu-itu aja? Mari-mari, mam pepaya ala Bugis. Dijamin, seugar, muanis dan maknyus dah. Cekidot yah ibu-ibu. Gampang sekali koq caranya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1 buah pepaya, kupas kulitnya, cuci hingga bersih, potong dadu sesuai selera besarnya ^^&lt;br /&gt;1 buah jeruk nipis/jeruk lemon, ambil airnya.&lt;br /&gt;3 sendok makan/lebih gula pasir (tergantung selera manisnya yah ibu-ibu^^)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Membuat :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tempatkan pepaya yang sudah dipotong-potong ke dalam wadah, masukkan air jeruk nipis/jeruk lemon, masukkan gula. Campur hingga merata. Masukkan kulkas ya buu, biar makin maknyus dan maknyess. Masukkan ke dalam wadah cantik dan siaappp dihidangkaaaannn.., Itadakimasu ^^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-7793763721144565011?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/7793763721144565011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/maem-pepaya-ala-bugis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/7793763721144565011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/7793763721144565011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/maem-pepaya-ala-bugis.html' title='Mam Pepaya ala Bugis'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-1117079656885094833</id><published>2010-05-24T19:37:00.000-07:00</published><updated>2010-05-24T23:16:50.527-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masakan'/><title type='text'>Menu Hari Ini : Sayur Bayam Labu, Perkedel Jagung, Sambal Terasi</title><content type='html'>Resep berikutnya dari keluarga Suseno, resep sederhana, adalah Sayur Bayam Labu, Perkedel Jagung, dan Sambal Terasi. Saya memang tipe orang yang kurang bisa memasak resep yang sulit-sulit dan terlau ramai bumbunya. Jadi beginilah menu makanan kami hari ini. Gampang sekali memasaknya dan cepat prosesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Sayur Bayam Labu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahan&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;  Bayam 2 ikat (belinya Rp.2000,-), siangi.&lt;br /&gt;  Labu 1 biji, kupas kulitnya, iris kotak-kotak atau sesuai selera, kasih garam, diamkan sebentar&lt;br /&gt;  supaya getahnya hilang. Baru dicuci.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bumbu&lt;/span&gt; : bawang merah 1 siung, iris-iris.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Membuat&lt;/span&gt; : masukkan irisan bawang merah, labu dan garam ke dalam panci yang berisi air. Rebus sebentar. Masukkan bayam, tungu hingga layu, tambahkan gula sedikit untuk penyedap. Tunggu hingga mendidih dan matikan kompor. Tuangkan ke dalam wadah cantik :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Perkedel Jagung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahan &lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Jagung 5 biji, serut bijinya, haluskan dengan cara diulek.&lt;br /&gt;Daun seledri, potong kecil-kecil.&lt;br /&gt;Terigu 5 sendok makan&lt;br /&gt;Telur 2 biji.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bumbu&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;Bawang merah 1 siung, bawang putih 1 siung, merica sedikit, garam sedikit, diulek..,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Membuat&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;Campurkan ulekan jagung, telur, terigu, daun seledri, dan bumbu. Aduk hingga merata. Panaskan minyak di atas kompor. Goreng sesendok demi sesendok. Sajikan di piring cantik :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Sambal Terasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahan&lt;/span&gt; : lombok rawit 7 biji, lombok merah besar 1 biji, tomat keriting 2 buah sedang, terasi, goreng hingga matang.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bumbu&lt;/span&gt; : gula dan garam secukupnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara membuatnya&lt;/span&gt; : ulek semua bahan-bahan di atas. Sajikan bersama sayur bayam labu dan perkedel jagung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siaaaapppp disajikannnn :):):)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-1117079656885094833?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/1117079656885094833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/menu-hari-ini-sayur-bayam-labu-perkedel.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/1117079656885094833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/1117079656885094833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/menu-hari-ini-sayur-bayam-labu-perkedel.html' title='Menu Hari Ini : Sayur Bayam Labu, Perkedel Jagung, Sambal Terasi'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-559270934503484183</id><published>2010-05-21T06:18:00.000-07:00</published><updated>2010-06-07T06:23:54.084-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='All about baby'/><title type='text'>Baby Blues Syndrome dan Tips Cara Mengatasinya</title><content type='html'>Siapa yang pernah mengalami &lt;span style="font-style: italic;"&gt;baby blues syndrome&lt;/span&gt; pasca melahirkan hayooo tunjuk jari, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pertanyaan tersebut di atas sebenarnya saya sedang memancing apakah banyak ibu-ibu muda yang mengalami sindrom ituh sama seperti saya. Yah, semenjak melahirkan Arya, saya memang pernah menderita sindrom &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Baby Blues&lt;/span&gt; dan parahnya, saya tidak sadar bahwa saya terkena sindrom itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sindrom &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Baby Blues&lt;/span&gt; adalah perasaan sedih dan gundah pasca melahirkan. Hm, padahal momen lahirnya anak kan momen yang paling ditunggu-tunggu ya moms, tapi kok malah sedih sih. Yah, ternyata banyak loh yang mengalami hal itu. Termasuk saya yang baru lepas dari sindrom tersebut setelah bayiku berusia 3,5 bulan! ow-ow-ow.,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Share&lt;/span&gt; sedikit sebagai mantan penderita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Baby Blues&lt;/span&gt; ya moms, hehe. Perasaan sedih dan gundah itu seringkali menderaku tanpa sebab yang jelas. Perasaanku menjadi sangat sensitif dan seringkali menangis. Melihat Arya menangis, akupun ikut menangis. Melihat Arya BAB agak sering, aku menangis. Melihat ayahnya bolak-balik ke sana ke mari mengurus ini dan itu sendirian, aku pun menangis. Pokoknya tiap hari mewek deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini dia moms, gejala &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Baby Blues Syndrome&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menangis tanpa sebab yang jelas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mudah kesal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lelah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cemas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak sabaran&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Enggan memperhatikan si bayi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak percaya diri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sulit beristirahat dengan tenang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mudah tersinggung&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Syndrome ini disebabkan oleh perubahan kadar hormon dalam tubuh ibu. Kadar hormo&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;n progesteron dan esterogen menurun,&lt;/em&gt; sedangkan &lt;em&gt;hormon prolaktin&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;laktogen&lt;/em&gt; (hormon pembentuk ASI) meningkat. Ini memicu depresi. Pada saat sama, kadar kortisol (hormon pemicu stress) naik hingga mendekati kadar depresi. Hal tersebut diperparah dengan kondisi ibu yang lelah pasca melahirkan serta kondisi psikis ibu baru yang bercampur aduk antara senang dan gugup menghadapi peran dan fungsi barunya. Di satu sisi ibu merasa bahagia, tetapi di sisi lain si ibu kuatir sehingga membuat perasaan ibu naik turun tak menentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi untuk mengatasi sindrom ini sebenarnya sangat sederhana. Intinya adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;share&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;care&lt;/span&gt;. Sharinglah kepada suami dan kerabat yang ikut membantu moms merawat bayi anda. Kemukakan apa yang terlintas dalam hati dan pikiran moms semua. Moms juga bisa meminta suami untuk berbagi tugas mengurus si kecil sambil menunggu kondisi badan pulih pasca melahirkan. Kepedulian dan perhatian serta dorongan dari orang terdekat aan menjadi obat yang ampuh untuk mengatasi sindrom ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sharing&lt;/span&gt; dengan suami dan keluarga, moms juga bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sharing &lt;/span&gt;dengan ibu-ibu yang lain yang juga memiliki anak kecil. Datanglah ke posyandu agar moms merasakan bahwa bukan hanya moms yang mengalami hal tersebut (baca: punya anak dan mengurus nak). Selain itu, bertemu dengan ibu-ibu yang lain membuat moms bisa bertukar pengalaman dengan mereka sehingga akan semakin meningkatkan rasa percaya diri moms sebagai seorang ibu baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sharing&lt;/span&gt;, ada baiknya juga moms bersantai sedikit sekali waktu. Memanjakan diri dengan memanggil layanan spa ke rumah, atau memanggil tukang pijat untuk memijat moms.  Ini bisa membuat badan moms menjadi lebih fresh. Moms juga bisa membuat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Me Time&lt;/span&gt; dengan hal-hal kecil yang membuat hati moms senang dan terhibur. Misalnya membuka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;facebook&lt;/span&gt;, menulis di forum-forum kesehatan dan forum-forum bayi, atau dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;chatting&lt;/span&gt; beberapa saat. Tetapi jangan sampai lupa sama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;baby&lt;/span&gt; kita loh moms :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut saya cantumkan sumber-sumber tulisan saya. Moms bisa membacanya di &lt;a href="http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/sindroma.baby.blues/001/001/745/1/4"&gt;sini&lt;/a&gt;, di &lt;a href="http://www.tipsbayi.com/index.php/apa-itu-baby-blues-syndrome"&gt;sini&lt;/a&gt;, dan di &lt;a href="http://www.tipsbayi.com/index.php/11-tips-mengatasi-baby-blues-syndrome#comment-4710"&gt;sini&lt;/a&gt;. Selamat menjadi ibu baru dan menikmati peran sebagai orang tua baru :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-559270934503484183?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/559270934503484183/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/baby-blues-syndrome-dan-tips-cara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/559270934503484183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/559270934503484183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/baby-blues-syndrome-dan-tips-cara.html' title='Baby Blues Syndrome dan Tips Cara Mengatasinya'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-4155772209011829997</id><published>2010-05-21T06:01:00.000-07:00</published><updated>2010-05-21T06:06:32.391-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Buah Sirsak, Pembunuh Kanker (Terjemahan Bebas)</title><content type='html'>Soursop, buah dari pohon Graviola adalah pembunuh alami sel kanker yang ajaib dengan 10.000 kali lebih kuat dari pada terapi kemo.&lt;br /&gt;Tapi kenapa kita tidak tahu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini se-rapat2nya, mereka ingin agar dana riset yang dikeluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya djual kepasar Dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia2, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat2 rahasia keajaiban pohon Graviola ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohonnya rendah, di Brazil dinamai “Graviola”, di Spanyol “Guanabana” bahasa Inggrisnya “Soursop”. Di Indonesia, ya buah Sirsak. Buahnya agak besar, kulitnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau dibuat jus.&lt;br /&gt;[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri,anti jamur(fungi), effektive melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali sistim syaraf yang kurang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Sciences Institute bagi orang2 Amerika adalah Institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini. Fakta yang mencengangkan adalah: Jauh dipedalaman hutan Amazon, tumbuh “pohon ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa2 yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini bisa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ü Menyerang sel kanker dengan aman dan effektive secara alami, TANPA rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ü Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ü Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ü Energi meningkat dan penampilan phisik membaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil Test dari ekstrak (sari) buah ini adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ü Secara effektive memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 type kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru2, dan Pankreas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ü Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo yang biasa digunakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ü Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selective hanya memburu dan membunuh sel2 jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel2 sehat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset telah dilakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini,selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu apa2 mengenai hal ini? Jawabnya adalah : Begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika Selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan rematik. Dengan bukti2 ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan Dana dan Sumber Daya Manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi… kisah Graviola hampir berakhir disini.Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah Undang2 Federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISA dipatentkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/kloning dari Graviola ini agar bisa dipatentkan sehingga dana yang dikeluarkan untuk Riset dan Aneka Test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar. Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa di-kloning. Perusaha an gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk Riset dan Aneka Test.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan besar ber-angsur2 memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari Team Riset t id ak tega melihat kekejaman ini terjadi.Dengan mengorbankan karirnya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan2 alami dari hutan Amazon untuk pembuatan obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika para pakar riset dari Health Sciences Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang effektive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel2 jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan t id ak dipublikasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu studi yang dipublikasikan oleh the Journal of Natural Products menyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam Graviola,mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah: Graviola bisa menyeleksi memillih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh/terganggu . Graviola t id ak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh Terapi Kemo, sehingga timbul effek negative: rasa mual dan rambut rontok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara effektive, terutama sel kanker: Prostat, Pankreas, dan Paru2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selama kurang lebih 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari Lembaga2 tsb.diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budi dayakan dan dipanen oleh orang2 pribumi Brazil , kini bisa diperoleh di Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother’s milk, sebagai free special bonus terbitan Health Sciences Institute.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis2 kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun.Sebar luaskan kabar baik ini kepada keluarga, saudara, sahabat,dan teman yang anda kasihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;Ervin Bayu Sanjaya&lt;br /&gt;Copas dari Milist sekolah saya.., Semoga bermanfaat yah...,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-4155772209011829997?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/4155772209011829997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/uah-sirsak-pembunuh-kanker-terjemahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4155772209011829997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/4155772209011829997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/uah-sirsak-pembunuh-kanker-terjemahan.html' title='Buah Sirsak, Pembunuh Kanker (Terjemahan Bebas)'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-3378830665798090372</id><published>2010-05-21T05:56:00.000-07:00</published><updated>2010-05-21T06:59:39.997-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Jangan Cemaskan Hari Esok</title><content type='html'>Huffff.., Merenggangkan badan sejenak. Melepaskan penat, beban, dan pikiran. Malam selalu menjadi teman yang baik untuk melepaskan ketiga hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berlari. Tak terasa sekarang umur sudah seperempat abad. Baru seperti kemarin rasanya masuk sekolah, TK&lt; SD&lt; SMP&lt; SMA &lt; kuliah.., Rasanya baru kemarin bergembira ria bersama teman-teman, bermain tali, masak-masakan, rumah-rumahan.. Dan sekarang tak terasa sudah menginjak usia ke 25.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap masa memiliki tanggung jawab dan masalah sendiri untuk diselesaikan, sesuai kemampuan dan kesanggupan masing-masing. Tidak pernah ada orang yang luput dari masalah. Begitupun saya, dan mungkin juga anda. Pun Tuhan tidak pernah menguji dan memberikan permasalahan kepada hambaNya melampaui batas kesanggupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kunci dari hidup memang 'nerimo' kata orang Jawa. Menerima apa yang sudah digariskan Tuhan untuk kita. Jikalau sedang bergembira, maka bersyukurlah. Jikalau sedang diuji dengan kesedihan, kesempitan, kesusahan dan airmata, maka bersabarlah. Semua tidak ada yang abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagitulah.,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini saya hendak bicara pada diri saya sendiri. Agar senantiasa bersyukur atas nikmat yang ada. Resah, penat dan airmata pasti berganti dengan kebahagiaan. Suatu saat nanti. Tidaklah perlu mencemaskan apa yang terjadi esok hari. Karena sebenarnya apa yang kita miliki adalah hanya hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap hari seolah kita dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan yang menuntut jawaban dari kesanggupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya,&lt;br /&gt;Ketika kita masih kuliah, orang bertanya , " Kapan lulus?"&lt;br /&gt;Ketika kita sudah lulus, kemudian, " Kapan kerja?"&lt;br /&gt;Ketika kita sudah bekerja, orang kemudian bertanya , " Kapan menikah?"&lt;br /&gt;Ketika kita sudah menikah, pertanyaannya kemudian berubah, " Kapan punya anak?"&lt;br /&gt;Ketika sudah punya anak, pertanyaan berganti lagi, "Kapan punya rumah?"&lt;br /&gt;Dst dst..,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huft...,&lt;br /&gt;Kalau didengarkan betul-betul pasti akan terasa sangat menyudutkan. Dan kadang-kadang kita pun menjadi 'hijau' jika melihat orang lain. Oh, si Anu sudah begini. Si Anu enak banget yah, dia begini dan begitu. Oh, si Anu hebat yah, sudah punya ini dan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya betul kalau orang Jawa bilang hidup harus 'nerimo'. Bersyukur atas pemberianNya. Apapun wujudnya itu. Baik berupa kesenangan, kesedihan, kesehatan, sakit,senang, sedih, bahagia, dll. Dibalik semua pemberianNya tersimpan hikmah. Hanya kebersihan hatilah yang mampu melihat hikmah dibalik semua pemberiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, sesi menasehati diri sendiri malam ini berakhir. Saatnya menuju tempat tidur, menemani si kecil menghadapi malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Gudnite everyone-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-3378830665798090372?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/3378830665798090372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/jangan-cemaskan-hari-esok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/3378830665798090372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/3378830665798090372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/jangan-cemaskan-hari-esok.html' title='Jangan Cemaskan Hari Esok'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-2844663480320797064</id><published>2010-05-21T05:51:00.000-07:00</published><updated>2010-05-21T05:56:05.862-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'>To My Son</title><content type='html'>Hari ini tepat lima bulan usiamu nak. Ah, tak terasa lima bulan sudah bunda menjalani peran menjadi seorang ibu. Lima bulan sudah ayah dan bunda menjalani peran menjadi orang tua. Tidak mudah memang bunda rasa menjadi seorang ibu. Selalu ada penat, terkadang ada resah, tak jarang juga jatuh airmata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi semua itu terbayar dengan senyumanmu nak. Yah,senyumanmu. Senyuman yang selalu bunda rindu. Senyuman yang tulus dari hatimu yang suci. Senyuman yang selalu kau perlihatkan dalam kondisi apapun. Kadang bunda ingin menangis rasanya, melihatmu tetap tersenyum meskipun badanmu sedang dalam kondisi sakit. Seolah kamu ingin menghibur bunda agar tak terlalu bersedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jika bunda ingin selalu memelukmu, semata-mata karena bunda mencintaimu. Amat sangat. Dedek lelaki ketiga yang bunda cintai setelah eyang kakung dan ayahmu. Tak berlebihan rasanya jikalau bunda ingin selalu memberikan yang terbaik bagimu. Ah, bunda rasa semua ibu-ibu dunia pun akan melakukan apa saja untuk anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah dan bunda memang barangkali bukan orangtua yang kaya harta. Tapi sebisa mungkin kami akan berusaha menjadi orang tua yang baik bagimu. Berusaha mencukupi kebutuhanmu, lahir dan batin. Di usiamu yang ke lima bulan ini hanya doa tak henti yang bunda panjatkan untukmu. Semoga keberkahan Allah selalu terlimpah padamu. Semoga dedek berada dalam perlindungan dan pengawasanNya selalu. Semoga dikaruniai selalu kesehatan, keselamatan, kebahagaan dan umur yang panjang. Semoga dedek bertumbuh kembang dengan baik dan menjadi orang yang sehat dan kuat jiwa raganya. Semoga dedek memiliki akhlak yang baik, dan pintar seperti ayah :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amiiiiiinnn.,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluk cium bunda selalu untuk si pipi gembil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-2844663480320797064?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/2844663480320797064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/to-my-son.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/2844663480320797064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/2844663480320797064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/to-my-son.html' title='To My Son'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-6717873893587183926</id><published>2010-05-19T05:21:00.000-07:00</published><updated>2010-05-19T06:11:52.405-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='All about baby'/><title type='text'>Jika Bayi Demam</title><content type='html'>Pertama menjadi ibu, pertama kali mengurus bayi, jauh pula dari orangtua dan keluarga. Itulah yang saya sedang alami saat ini. Sekarang bayi saya &lt;baca:&gt; berusia lima bulan. Sudah beberapa kali terkena demam. Awalnya, saya panik sekali. Kuatir berlebihan, takut panasnya mendadak menjadi tinggi dan anak menjadi kejang alias stuip. Tetapi moms, jangan buru-buru memberikan obat penurun panas pada anak lhooo..,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demam pada anak merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh terhadap serangan virus. Pada kasus anak saya, demam yang dialaminya disebabkan karena terserang flu, dan setelah imunisasi. Sebetulnya, pada kondisi seperti apa sih bayi bisa dikatakan demam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suhu tubuh normal bayi berkisar antara 36 hingga 37,5 derajat celcius. Jika bayi berada di atas suhu normal tersebut, barulah bisa dikatakan menderita demam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu moms, apa yang seharusnya kita lakukan ketika bayi kita demam? Haruskah memberikan obat penurun panas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm hm hm...,&lt;br /&gt;Moms, jangan buru-buru memberikan obat penurun panas kepada bayi. Saran dari DSA-nya Arya, penurun demam baru diberikan kepada bayi ketika panasnya di atas 38,5 derajat Celcius! Jadi, apa yang harus kita lakukan ketika bayi demam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Here this, home treatment untuk bayi demam :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kenakan pakaian yang tipis dan longgar, jangan kenakan pakaian yang tebal dan rapat, apalagi sampai membungkus bayi dengan selimut. Dengan mengenakan pakaian yang tipis dan longgar, panas dalam tubuh akan mengalir ke luar. Ini akan membantu tubuh bayi untuk menurunkan panasnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kompres bayi dengan air hangat di ketiak, dahi dan lehernya. Jangan sekali-sekali mengompres bayi dengan menggunakan air dingin karena ini akan membuat panasnya menjadi lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Boleh memandikan bayi dengan menggunakan air hangat juga. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saran dari bidan di dekat rumah sih, boleh menggunakan AC asalkan tidak langsung menghadap pada bayi. Tapi menurutku better AC-nya dimatiin dulu deh moms.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beri bayi asupan cairan yang banyak. Jika masih ASIX, berilah asi banyak-banyak. Pemberian cairan ini akan menyebabkan bayi menjadi banyak kencing dan bersama kencing itulah panasnya dihantarkan keluar. Sehingga sedikit demi sedikit suhu tubuh bayi akan berangsur normal kembali.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika bayi masih juga tinggi panasnya, melewati angka 38,5 barulah diberikan obat penurun panas sesuai dosis yang ditentukan dokter.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Moms, gejala demam pada bayi ini memang agak sedikit mengkhawatirkan sih kalau menurutku. Takutnya kalau tiba-tiba panasnya meninggi dan kemudian bayi menjadi kejang-kejang alias stuip. Nah, untuk itulah perlu rasanya sedia selalu termometer di rumah. Kalau repot dengan penggunaan termometer raksa, moms bisa memilih termometer digital yang bisa dengan mudah kita gunakan. Atau lebih bagus lagi termometer digital yang bisa digunakan hanya dengan menempelkannya saja di dahi bayi. Tapi sih denger-denger yang begituan mahaaalll ya harganya, hehe. Karena masih import dari Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan ini bisa memberikan sedikit pencerahan kepada ibu-ibu muda yang lain yang juga suka panik seperti saya, hehe. Pokoknya, no medicine no drugs selama masih bisa diatasi dengan menggunakan home treatment. Setuju ibu-ibu?&lt;/baca:&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-6717873893587183926?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/6717873893587183926/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/jika-bayi-demam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/6717873893587183926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/6717873893587183926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/05/jika-bayi-demam.html' title='Jika Bayi Demam'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-5199477717351764172</id><published>2010-01-07T03:14:00.000-08:00</published><updated>2010-05-18T21:13:05.917-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'>Akhirnya Bernama Aryadinata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/S_NkkIKHHzI/AAAAAAAAABM/mw_QblnIlkM/s1600/20032010.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 300px; height: 223px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/S_NkkIKHHzI/AAAAAAAAABM/mw_QblnIlkM/s320/20032010.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472828544013246258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Hari kedua menginap di rumah sakit bersalin, aka malam ketiga...&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Ibu berinisiatif untuk pulang ke rumah karena kamar di RSB penuh. Dan si mas bertugas untuk menemaniku. Malam itu, kamar kelas II yang kami huni yang berkapasitas empat orang itu penuh dengan pasien, termasuk aku &lt;/span&gt;&lt;ndak style="font-family: courier new;"&gt;. Semua membawa bayinya masing-masing, kecuali aku . Si dedek harus dirawat di ruang bayi karena menelan air ketuban karena terlalu lama di kandungan. Selama tiga har dedek dirawat di sana. Jadilah aku hanya berdua dengan suamiku tersayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ceritanya, dari mulai hamil tua dulu sebenarnya aku sudah penasaran akan nama si kecil yang kukandung ini. Apalagi si mas udah jauh-jauh hari memberikan warning bahwa dia sudah menyiapan satu nama untuk anak kami. Nama untuk anak laki-laki tentunya, karena dari usia kehamilan lima bulan si dedek udah mulai kelihatan jenis kelaminnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namanya hanya satu kata!" begitu kata suamiku. Huft., hare gene geto. Masa cuma satu kata. Ga kebayang deh, ntar anakku kalau sudah masuk sekolah trus teman-temannya punya nama sepanjang gerbong kereta. Trus dia sendiri namanya cuman satu kata aja??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dua dong mas. Kan bapak emaknya punya nama dua kata, " ujarku membujuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Memangnya kenapa? Orang tuaku, orang tuamu, mereka kan juga cuman puya nama satu kata tok, " huft, kekeuh juga ini suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Kalo cuman satu kata, kalo gitu belakangnya dikasih namanya mas ya. Pake marga Suseno gitu, " bujuku lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ogah! Pokoknya cuman satu kata. Lagian yang berhak ngasih nama kan bapaknya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah. Jadi selama hamil itu aku tak berani menanyakan soal nama itu pada suamiku. Pamali katanya selama si bayi belum lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, setelah si dedek lahir, segeralah kukejar. Tapi dasar si mas, dia hanya senyum-senyum aja. Hingga hari kedua di rumah sakit itu, ketika kami hanya berdua tidur dalam satu ranjang &lt;soalnya&gt;. Saat itulah aku menanyakan padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Siapa nama anak kita mas? jadi satu kata saja kah?" tanyaku penasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si mas cuman senyum-senyum aja. Dia lalu membuka hpnya dan berkata , " Janji ya, liat dan baca aja. Hp-nya tetap aku yang pegang. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengangguk. Penasaraaan...,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/soalnya&gt;Akhirnya si mas browsing sebentar dan jeng jeng.., Sambil senyum dikulum malu-malu si mas memperlihatkan layar hp padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ini namanya, " katanya sambil tetap tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memperhatikan dengna seksama dan membacanya dengan perasaan dag dig dug &lt;lebay&gt;. Ooo., perasaanku lega setelah membaca nama yang tertulis di layar hp berikut artinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Kalau dipisah jadi dua kata artinya jadi begini, " ujar si mas lagi sambil browsing sebentar dan hasilnya diperlihatkan padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, aku pun mengangguk-ngangguk senang. Akhirnya terpecahkan juga nama yang selama ini menjadi gaib bagiku &lt;lebay&gt;. Da sepertinya aku tidak perlu menawar lagi karena nama itu terdengar gagah dan &lt;sepertinya&gt; cucok dengan wajah si dedek yang juga gagah &lt;makne&gt;. Artinya pun seabrek hal yang baik-baik. Tetapi agar singkat dan padat, si mas me-resume arti kata Aryadinata menjadi "pemimpin yang gagah dan ganteng" xD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Jadi siapa panggilannya mas? Arik aja ya? " kataku menawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huh, tapi si mas malah ketawa-ketiwi lagi. Ya ampyun, bahkan untuk menentukan nama panggilan saja aku tidak punya hak :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Terserah mau dipanggil apa, " jawabnya kalem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Jangan terserah dong, " protesku padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ntar kalo panggilnya sembarang, ada yang panggil Yadi gimana? Aduh, nama sebagus itu koq dipanggil Yadi. Hm, Arya aja kali ya., Atau Dinata aja. Ah, tapi kalo Dinata ntar kalo udah gedhe dikit trus diteriakin temannya di jalan, " Din Diiiiiin, " ntar malah jadi kaya suara klakson lagi xD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, semalam itu kami berdua cekikikan di kamar rawat. Ups, mudah-mudahan ga mengganggu pasien yang lain ya &lt;maap&gt;. Dan akhirnya, aku bisa memeluk suamiku lagi :)&lt;/maap&gt;&lt;/makne&gt;&lt;/sepertinya&gt;&lt;/lebay&gt;&lt;/lebay&gt;&lt;/ndak&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-5199477717351764172?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/5199477717351764172/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/01/akhirnya-bernama-aryadinata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5199477717351764172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/5199477717351764172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/01/akhirnya-bernama-aryadinata.html' title='Akhirnya Bernama Aryadinata'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/S_NkkIKHHzI/AAAAAAAAABM/mw_QblnIlkM/s72-c/20032010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-6860003283587192855</id><published>2010-01-07T03:13:00.000-08:00</published><updated>2010-05-11T23:58:08.749-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'>Cerita Kelahiran Jagoan Kecilku</title><content type='html'>Huft., baru bisa nulis-nulis lagi setelah berkutat dengan si kecil. Yuhu, skrg lagi sibuk-sibuknya ngurus jagoanku yang baru berusia 15 hari. Tepatnya tanggal 11 desember laluia lahir. Prosesnya?? Akan kuingat sepanjang masa biar yang berikutnya juga ashoy kaya si dedek ini :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama cerita dimulai ketika rasa nervous mendera di umur kehamilan delapan bulan. Setelah itu, baru sadar harus senam hamil dan begini dan begitu biar bisa lahir normal. MAsuk ke usia 36 minggu malah baru mendengar istilah hypnobirthing dan sibuk nyari bukunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita baik pertama adalah., pada usia kehamilan 39 minggu si ibu mertua datang. Alhamdulillah..,bisa sharing segala hal tentang persalinan. Tetapi sampai usia kehamilan memasuki usia 40 minggu belum ada tanda-tanda sama sekali. Kontraksi nol. Apalagi kontraksi palsu. haduh, tenang banget ne si baby di dalem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya pun membuat appointment baru dengan sang DSOg. Setelah diperiksa sana sini, di USG lagi untuk kesekian kalinya, dokterku bilang semua baik. Ketuban pun masih berfungsi dengan baik, plasenta ok. " Kesini lagi minggu depan kalo belum lahir juga ya bu", begitu nasehatnya. Fiuh.., harus nunggu seminggu lagi??? Bayangan harus di drip SC menari-nari di benakku. Ngeriiii....,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu kemudian, aku sudah membuat janji untuk ketemu lagi dengan sang dokter karena belum ada tanda-tanda juga. Kemudian, sore hari, sehari sebelum hari pertemuanku dengan sang dokter, aku merasakan kram perut. Rasanya seperti mau pipis tapi ga pipis gitu. Kata orang jawa 'anyang-anyangen' istilahnya. Ibu bilang, jalan-jalan sajalah dulu. Kalo rasa kram lagi berhenti. Mudah2an nti malem sudah ada mules-mulesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malem hari masih sempat ngobrol berlima sama yayangku, mas Bambung (tetangga kanan rumah), mbak Dewi dan mas Kandar (sepasang suami istri tetangga kiri rumah) sampai pukul sebelas malam di depan rumah &lt;kontrakan&gt; kami. Trus aku minta diri untuk istirahat duluan alias tidur. Kemudian, sekitar jam dua malam kram semakin sering, dan belum sadar juga bahwa itu adalah tanda2 lahiran &lt;begonya gw="" kubawa="" tiduran="" karena="" memang="" masih="" mengantuk="" tapi="" barangkali="" selang="" 10="" menitan="" sadar="" mungkin="" itu="" adalah="" kontraksi="" mau="" kubangunkan="" yayangku="" yang="" baru="" saja="" berangkat="" tidur="" sekitar="" jam="" satu="" kuminta="" usap="" punggungku="" mengurangi="" rasa="" kemudian="" mertuaku="" bangun="" kramnya="" semakin="" sering="" sakit="" sekali="" kurasa="" di="" sambil="" terus="" mengatur="" berusaha="" melawan="" kram="" merasa="" ingin="" aku="" melangkah="" menuju="" ternyata="" keluar="" pun="" segera="" setelah="" kamar="" mandi="" dan="" kulihat="" lendir="" darah="" maka="" ibu="" berinisiatif="" untuk="" membawaku="" suamiku="" pergi="" ke="" rumah="" sebelah=""&gt;&lt;rumah&gt; untuk meminta bantuan pengangkutan &lt;pinjem&gt;. Maklum, ga punya mobil sendiri. Tetapi ternyata, mobil yang dimaksud tidak berada di tempat, sehingga suamiku mencari alternatif lain, yaitu menelepon taksi. Selama menunggu taksi, aku, ibu dan si mas bersiap-siap mengambil barang-barang yang perlu dibawa ke rumah sakit yang sebelumnya sudah kusiapkan dalam dua tas yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian taksi datang dan kami pun berangkat ke RS Bersalin. Pukul 03.45 WITA waktu itu. Perjalanan yang kami tempuh pun agak lama juga karena RSB yang kami maksud memang terletak di tengah kota. Di sepanjang perjalanan aku sibuk menahan kontraksi sambil mengatur nafas. Masih sibuk juga dengan pikiranku sendiri, kira-kira sudah bukaan berapa ya aku ini, hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontraksi semakin sering, yaitu dalam interval lima menitan. Sesampainya di RSB, kami mendaftar, diidentifikasi, kemudian dibawa ke ruang bersalin. Ampyun, rasanya seperti mau &lt;maaf&gt; BAB dan BAK gitu loh. Aku bertanya pada perawat yang membawaku ke ruang bersalin, dimana toilet terdekat. Tak tahan rasanya aku menahan hasrat BAB dan BAK ituh. Tetapi jawaban perawat adalah, " sabar bu. Atur nafas saja dulu." Busyet. Nggak nahaaaann...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di ruang bersalin, aku diinstruksikan untuk memakai sarung, kemudian dilakukan pemeriksaan dalam. Ooo, ternyata sudah bukaan delapan! Dokter yang menanganiku menyuruhku untuk tetap mengatur nafas. Sementara aku sudah megap-megap ingin mengejan. Si ibu tetap dengan setia berada di sampingku dan kupegang tangannya selalu untuk menguatkanku. Dan si mas?? Jangan tanya, dia masih menunggu di luar ruang bersalin. Cowok dilarang masuk katanya &lt;alasan,xixixixixi&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hohoho, selang dua jam kemudian pembukaan sudah lengkap.Padahal sblumnya masih dicuekin sama dokter dan bidannya. Mereka bilang, ini kan anak pertama. Biasanya proses pembukaan untuk kelahiran anak pertama memakan waktu yang lama. Tetapi setelah aku memohon setengah berteriak &lt;kan&gt;, dokter pun melakukan pemeriksaan lagi dan ternyata lengkaplah sudah. Aku pun diperbolehkan untuk mengejan. Tak lama, pyuk, terdengar ketubanku yang pecah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kali, dua kali, tiga kali, kata dokter kepala si bayi belum turun juga &lt;turun&gt;. Akhirnya sama bidan disuruh mengejan sambil dibantu dorong bayi dengan tangannya. Akhirnya, pada sesi mengejan terakhir, karena lelah dan mengantuk, aku pun sempat merasakan kantuk yang luar biasa, sampe mataku terpejam dan hampir tertidur. Dokter yang menanganiku sepertinya agak gemas melihatku dan berkata &lt;baca&gt; " Edede., ini ibu mau dibantu melahirkan malah tidur." Aku pun buru-buru bangun dan tarik nafas untuk mengejan kembali. &lt;maaf&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya., jeng-jeng... Tepat pada tanggal 11 Desember 2009 puul 07.24 WITA jagoanku lahir dengan berat badan 3,9kg dan panjang 51cm. Reaksi dokter dan para bidan yang menolongku adalah.., &lt;baca&gt; "Wha.., besarnya!!!" Aku sih cuek aja, yang penting hasrat untuk mengejan, rasa ingin BAB dan BAK menghilang sudah sejak si dedek lahir. Dan proses berikutnya adalah 'perawatan'. Dipotong tali plasentanya, dikeluarkan ari-arinya, dan dijahit. Proses penjahitan berjalan agak lama karena menurut dokter banyak sekali yang harus dijahit. &lt;ha?!&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua selesai, aku diminta beristirahat beberapa saat, kemudian diberikanlah sang jagoan padaku setelah diadzanin dan diiqomahin sama bapaknya. Dan kami pun menuju ruang perawatan di lantai berikutnya dan sekaligus menandai peran pertamaku sebagai ibu pada hari itu dan hari-hari berikutnya. Semangat!!!!&lt;/ha?!&gt;&lt;/baca&gt;&lt;/maaf&gt;&lt;/baca&gt;&lt;/turun&gt;&lt;/kan&gt;&lt;/alasan,xixixixixi&gt;&lt;/maaf&gt;&lt;/pinjem&gt;&lt;/rumah&gt;&lt;/begonya&gt;&lt;/kontrakan&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-6860003283587192855?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/6860003283587192855/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/01/cerita-kelahiran-jagoan-kecilku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/6860003283587192855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/6860003283587192855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2010/01/cerita-kelahiran-jagoan-kecilku.html' title='Cerita Kelahiran Jagoan Kecilku'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-3541292352468021006</id><published>2009-12-01T01:06:00.000-08:00</published><updated>2010-05-11T23:54:59.355-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masakan'/><title type='text'>Lodeh Gori aka Nangka Muda</title><content type='html'>Hari berikutnya, aku masih ikutan mengamati kegiatan masak memasak ibu tiga anak yang salah satu anaknya adalah suamiku itu. Kali ini beliau akan membuat lodeh nangka muda. Bahan-bahan dan cara membuatnya ada di bawah ini yaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan-bahan :&lt;br /&gt;4 belah Gori (beli di abang sayur serebu dapet dua belah bo., jadi belinya 4 rebu yaa...), potong kecil-kecil agak menyerong&lt;br /&gt;5 'ekor' kacang panjang&lt;br /&gt;1/3 bagian kelapa tua, pisahkan santan kental dan santan encernya&lt;br /&gt;Lengkuas secukupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumbu halus :&lt;br /&gt;2 buah cabai merah besar&lt;br /&gt;7 buah cabai rawit&lt;br /&gt;4 siung bawang putih&lt;br /&gt;Garam dan gula secukupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;Rebus gori bersama santan encer hingga agak melunak. Tumis bumbu halus dan masukkan ke dalam panci berisi gori tersebut. Biarkan sampai bumbu meresap. Jangan lupa dimasukkan kacang panjang dan lengkuasnya juga yaa..,  Setelah itu masukkan santan kentalnya. Aduk sebentar dan biarkan mendidih. Jangan lupa dicicipi ya, biar rasanya pas. Setelah mendidih, angkat dan sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note : Lodeh gori ini cucok untuk teman makan bersama pecel dan rempeyek. Maap lagi ya, kemaren ga sempat fotoin hasilnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-3541292352468021006?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/3541292352468021006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/12/lodeh-gori-aka-nangka-muda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/3541292352468021006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/3541292352468021006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/12/lodeh-gori-aka-nangka-muda.html' title='Lodeh Gori aka Nangka Muda'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-2899944989867652995</id><published>2009-12-01T00:39:00.000-08:00</published><updated>2010-05-11T23:53:56.720-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masakan'/><title type='text'>Lodeh Labu Siam</title><content type='html'>Hari Rabu tepatnya. Ibu dari suamiku aka ibu mertuaku datang dari Madiun ke Makassar. Tujuannya jelas, adalah untuk ikut menunggu kelahiran cucunya dari rahimku. Kedatangannya adalah tepat di saat usia kehamilanku memasuki usia 39 minggu. Waktu-waktu '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;warning&lt;/span&gt;' bagiku dan bagi suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibuku ini sangatlah rajin. Tiap hari beliau membersihkan sekeliling rumah. Tak lupa mencabuti rumput yang memangsudah tinggi itu. Ah, sebetulnya tanggung jawab membersihkan rumput itu adalah tanggung jawab suamiku yang telah kami sepakati bersama. Jadi ga enak sama ibu nih :&lt;br /&gt;;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku pun mendapatkan ilmu yang istimewa dari ibuku ini. Yaitu ilmu memasak, hohoho. Dan inilah masakan pertama yang kupelajari dari ibuku. Lodeh labu siam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan-bahannya :&lt;br /&gt;2 buah labu siam, kupas, bersihkan dan potong korek api&lt;br /&gt;5 'ekor' kacang panjang, potong sedang&lt;br /&gt;1 buah wortel, potong korek api&lt;br /&gt;1/3 butir kelapa, ambil santannya. Pisahkan santan kental dan santan encernya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumbu halus :&lt;br /&gt;2 buah cabe merah besar&lt;br /&gt;7 buah cabe rawit&lt;br /&gt;3 siung bawang merah&lt;br /&gt;2 siung bawang putih&lt;br /&gt;Laos secukupnya&lt;br /&gt;2 lembar daun salam&lt;br /&gt;Garam dan gula secukupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;Tumis bumbu halus, setelah berbau harum masukkan labu siam, wortel dan kacang panjang. Tumis hingga layu. Masukkan santan encer, laos dan daun salam. Tunggu mendidih agak lama agar bumbu meresap. Tetapi jangan sampai sayur-sayur tersebut terlalu masak yaaa... Setelah dirasa bumbu meresap, masukkan santan kental. Aduh sebentar, dan tunggu hingga mendidih. Angkat dan sajikan. Lodeh labu siam siap dihidangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note : saking keenakan makan lodeh cap ibu mertua, jadi lupa upload fotonya, hehehe. Maap yee.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-2899944989867652995?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/2899944989867652995/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/12/lodeh-labu-siam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/2899944989867652995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/2899944989867652995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/12/lodeh-labu-siam.html' title='Lodeh Labu Siam'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-3455610986804553835</id><published>2009-11-09T19:46:00.000-08:00</published><updated>2010-05-11T23:55:35.550-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masakan'/><title type='text'>Ayam Rica-Rica Modifikasi</title><content type='html'>Hari ini aku lagi on fire banget. Pagi-pagi bangun jam 04.30 WITA. Selepas sholat subuh kuurungkan niat malasku untuk tidur kembali. Sayang, kataku dalam hati. Masa tiap hari dari pagi sampai malam kena hawa panasnya Makassar yang entah sampai berapa puluh derajat suhunya dan hanya ditemani kipas angin yang menyala dari pagi sampai pagi lagi dan menyebabkanku masuk angin tiap pagi, maka hari ini kuputuskan untuk menghirup udara pagi yang segar. Yeah, pagi di Makassar hanya nyaman dinikmati hingga pukul 06.30. Selebihnya, panas menyengat akan sangat terasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, diawali dengan tugas rutin rumah tangga sementara si Hubbi masih tertidur lelap, aku memulai pagi ini dengan mencuci piring. Kemudian menyiapkan sarapan pagi. Menu apa ya yang akan kubuat hari ini? Hm, syndrom ibu-ibu muda melanda. Pasti begini kalau sudah memikirkan menu masakan pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuputar otak sedikit, sambil mencari resep masakan yang gampang dan cepat dimasak. Aha, dan aku pun menemukannya! Ayam Rica-Rica Modifikasi ala keuarga Suseno. Yippy!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunamakan Ayam Rica-Rica Modifikasi karena sudah tidak seperti resep asli ayam rica-rica khas Manado lagi. Itu karena tidak ada daun jeruk sama sekali di kotak bumbuku dan bahan yang satu itu kuganti dengan daun kemangi. Yah, yang penting sama-sama berfungsi sebagai penambah aroma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;here this&lt;/span&gt;, bahan-bahan yang diperlukan :&lt;br /&gt;500 gram ayam pedaging, potong sedang.&lt;br /&gt;1 buah jeruk nipis, ambil airnya&lt;br /&gt;1 batang serai&lt;br /&gt;1 ikat daun kemangi&lt;br /&gt;4 siung bawang merah, rajang tipis&lt;br /&gt;4 siung bawang putih&lt;br /&gt;7 buah cabe merah besar&lt;br /&gt;15 buah cabe rawit (atau sesuai selera)&lt;br /&gt;Garam dan gula pasir secukupnya&lt;br /&gt;Minyak goreng secukupnya untuk menumis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuatnya sangat gampang koq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama cuci ayam dengan bersih, beri perasan air jeruk nipis, dan diamkan selama 15 menit agar bau amis ayam berkurang. Sementara menunggu ayam yang didiamkan tersebut, kita haluskan bawang putih, cabe merah besar dan cabe rawit. &lt;saya&gt;. Setelah itu, tumis bawang merah yang sudah dirajang. Setelah berbau harum, masukkan bumbu yang sudah kita haluskan tadi beserta serai (serainya jangan lupa digeprek dulu), gula dan garam secukupnya. Aduk hingga berbau harum, tambahkan air dan aduk hingga mendidih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara menunggu mendidih, kita cuci lagi ayam yang kita diamkan dengan air perasan jeruk nipis tadi. Dan setelah bumbu mendidih, masukkan ayam tersebut dan aduk hingga merata. Diamkan sebentar. Setelah itu tambahkan air satu gelas kecil dan aduk hingga merata lagi. Setelah bumbu meresap dan kuah menyusut, masukkan daun kemangi. Aduk sebentar. Tunggu hingga kuahnya benar-benar menyusut dan kemudian angkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayam rica-rica modifikasi siap untuk dihidangkan. Selamat makaaan!!! Oiya, untuk mengimbangi pedasnya ayam rica-rica modifikasi ini aku merebus kangkung untuk dimakan sebagai menu pendamping ayam rica-rica itu. Selamat mencoba yaa..,&lt;/saya&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-3455610986804553835?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/3455610986804553835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/11/ayam-rica-rica-modifikasi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/3455610986804553835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/3455610986804553835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/11/ayam-rica-rica-modifikasi.html' title='Ayam Rica-Rica Modifikasi'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-3422374127734464142</id><published>2009-11-07T15:01:00.000-08:00</published><updated>2010-05-11T23:58:46.826-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'>Perkembangan Calon Babyku</title><content type='html'>Hari ini hari Sabtu, dan aku sudah membuat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;appointment&lt;/span&gt; dengan SpOG-ku untuk kontrol rutin kehamilanku. Sempat tertunda satu minggu karena sang dokter pergi keluar kota, momen kali ini memang sangat kunantikan. Ah, setiap kali periksa kehamilan memang aku selalu menantikannya dengan gembira. Calon mamak dimana sih di dunia ini yang tidak ingin melihat perkembangan baby-nya? Demikian pula aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki tempat praktik dokter, selalu pertama kali yang tercium adalah bau karbol wangi yang sudah sangat kukenali. Kemudian aku pun mengecek nomor antrianku di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;front office&lt;/span&gt; dan akhirnya menungu. Tak lama menunggu, aku pun segera dipanggil untuk diperiksa dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk berhadap-hadapan, dokter membaca sejenak kartu kontrolku dan menanyaiku apakah ada keluhan atau tidak pada kehamilanku. Karena pada waktu kunjungan terakhir, tekanan darahku agak tingi, yaitu sekitar 140/90 mmHg. Kukatakan tidak ada keluhan yang berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya aku pun menuju tempat penimbangan badan. dan uff, berat badanku sudah mencapai angka 69kg! Padahal sebelum hamil beratku ideal lho., yaitu 54 kg dengan tingi 165 cm. Huff, melar deh.. Tapi gpp, demi dedek tersayang di kandungan. Kemudian aku pun di USG. Dokter menanyakan padaku apaah aku sering sakit perut akhir-akhir ini. Dan kujawab dengan mengiyakan, karena memang beberapa hari belakangan ini aku sering mulas dan ke belakang. Tapi ternyata dokter mengeluarkan statement yang membuatku agak terkejut. Kepala si dedek ternyata sudah masuk ke panggulku. Yah, memang sih, usia kandunganku sudah berjalan ke angka 35 minggu. Hmm, perkembangan dedek menyenangkan hatiku. Dokter bilang dedek sehat, posisi baik, ketuban baik, dan tekanan darahku pun setelah diukur adalah 110/80 mmHg. Normal. dan lingkar pinggangku baik dan memnungkinkan untuk lahir normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir sesi kunjungan ini, dokter menanyaiku dan si Ayah, rencana melahirkan dimana. Kemudian SpOG ku memberikan surat rujukan kepada rumah sakit tempat aku akan melahirkan nantinya, karena kebetulan SpOG-ku bertugas di rumah sakit ibu dan anak tersebut. Dokter tidak memberikan resep baru karena resep yang diberikannya padaku tiga minggu yang lalu masih tersisa untuk diminum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, aku dan suamiku pun keluar dari tempat praktik dokter tersebut dengan hati yang lega. Alhamdulillah.., puji syukur kupanjatkan dalam hatiku. Sekarang, tinggal mempersiapkan diri untuk persalinan. Mudah-mudahan kau sehat selalu ya nak, dan bisa lahir normal tanpa suatu hal ke dunia ini. Ayah dan bunda sangat menantikanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali yang mengganjal hatiku ketika berada dalam perjalanan menuju rumah adalah, yang dimaksud dokter sakit perut itu sakit perut yang bagaimana? Karena yang kurasakan selama ini adalah sakit perut mulas karena ingin ke belakang, hehe. Dan suamiku pun hanya terbengong-bengong ketika aku mengatakan hal itu karena suamiku berpikiran aku sudah mengerti apa yang dimaksudkan dokter ketika dokter menanyakan perihal sakit perut itu hingga pada sesi periksa tadi suamiku urung menanyakan hal tersebut secara detail.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-3422374127734464142?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/3422374127734464142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/11/perkembangan-calon-babyku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/3422374127734464142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/3422374127734464142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/11/perkembangan-calon-babyku.html' title='Perkembangan Calon Babyku'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-3409915734434417582</id><published>2009-10-31T21:41:00.000-07:00</published><updated>2010-05-21T06:00:57.586-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>CEKER AYAM YANG SANGAT BERMANFAAT</title><content type='html'>Di rumah makan sunda atau yang menyediakan masakan asli Indonesia, sering&lt;br /&gt;&gt; dijumpai menu "ayam-ayaman" disertakan dengan ceker-nya. Disadari atau&lt;br /&gt;&gt; tidak, disertakannya ceker ayam ini merupakan satu keunggulan tersendiri.Hal&lt;br /&gt;&gt; ini terjadi karena menurut beberapa pengamatan dan penelitian, ceker ayam&lt;br /&gt;&gt; sangat kaya dengan nutrisi-nutrisi yang berfungsi terutama untuk menjaga&lt;br /&gt;&gt; kinerja tulang dalam tubuh kita.Di dalam kaki ayam terdapat kulit, otot,&lt;br /&gt;&gt; tulang, dan kolagen. Kolagen adalah sejenis protein jaringan ikat yang liat&lt;br /&gt;&gt; dan bening ke kuning-kuningan. Kalau kena panas, kolagen akan mencair&lt;br /&gt;&gt; menjadi cairan yang agak kental seperti lem. Nah, susunan utama pada ceker&lt;br /&gt;&gt; ayam adalah asam amino, yakni komponen dasar protein. Di dalam asam amino&lt;br /&gt;&gt; itu antara lain terdapat glisin-prolin, hidroksiprolin- agrinin-glisin. Kaki&lt;br /&gt;&gt; ayam juga mengandung zat kapur dan sejumlah mineral.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Dengan begitu memang masuk akal juga kalau orang tua kita tetap bertahan&lt;br /&gt;&gt; untuk menyuguhkan kaki ayam bagi anak-anaknya. Sebab jenis asam amino prolin&lt;br /&gt;&gt; dan hidroksiprolin serta zat kapur jelas-jelas dibutuhkan dalam pertumbuhan&lt;br /&gt;&gt; anak. Fungsi kolagen, tak cuma untuk pertumbuhan anak, lo.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Orang yang menderita rematik pun, amat dianjurkan sering-sering makan kaki&lt;br /&gt;&gt; ayam. Kenapa begitu? Karena protein kolagen ayam memiliki antigen yang&lt;br /&gt;&gt; bersifat imunogenik. Ceritanya, di dalam tubuh kita terdapat dua macam&lt;br /&gt;&gt; antigen. Yakni antigen asing dan antigen diri.Setiap antigen bisa bersifat&lt;br /&gt;&gt; antigenik dan imunogenik. Antigen yang antigenik dapat berikatan dengan&lt;br /&gt;&gt; antibodi, meski tidak bisa merangsang tubuh membentuk antibodi terhadap&lt;br /&gt;&gt; antigen. Sementara antigen yang imunogenik juga mampu berikatan dengan&lt;br /&gt;&gt; antibodi spesifik, tetapi juga mampu menghasilkan antibodi spesifik terhadap&lt;br /&gt;&gt; antigen.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Nah, antibodi terhadap antigen inilah yang perlu dirangsang bagi penderita&lt;br /&gt;&gt; rematik. Tentu hubungan sang antigen tadi dengan penyakit rematik punya&lt;br /&gt;&gt; uraian ilmiah yang panjang sekali, yang agak sulit kita pahami sebagai orang&lt;br /&gt;&gt; awam.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Yang jelas, makan kaki ayam secara rutin mulai dianjurkan bagi penderita&lt;br /&gt;&gt; rematik. Orang selama ini hanya tahu bahwa untuk mencegah keropos tulang&lt;br /&gt;&gt; cukup dengan kalsium. Padahal, kalsium hanya menguatkan tulang bagian&lt;br /&gt;&gt; luarsaja. Sedangkan bagian penting adalah bagian dalam tulang yang akan&lt;br /&gt;&gt; menentukan kekuatan tulang bagian luar yang dibentuk oleh zat yang bernama&lt;br /&gt;&gt; hydroxyapatite, yaitu zat yang komponennya sama dengan komponen tulang dan&lt;br /&gt;&gt; lapisan keras mamalia.Hydroxyapat ite, adalah makanan untuk tulang, yang&lt;br /&gt;&gt; berasal dari tulang binatang seperti ayam, kuda, sapi, atau kambing. Secara&lt;br /&gt;&gt; logika, memang  makanan yang tepat untuk tulang adalah tulang. Karena itu,&lt;br /&gt;&gt; mengkomsumsi cakar ayam yang banyak mengandung hydroxyapatite secara alami&lt;br /&gt;&gt; dapat memelihara kekuatan tulang.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Dari berbagai sumber &amp;amp; Semoga bermanfaat. www.fatmawati. com&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Copas dari : &lt;a linkindex="229" href="http://www.mail-archive.com/ayahbunda-online@yahoogroups.com/msg34629.html" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this)," target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;span&gt;http://www.mail-archive.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;m/ayahbunda-online@yahoogr&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;oups.com/msg34629.html&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-3409915734434417582?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/3409915734434417582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/10/ceker-ayam-yang-sangat-bermanfaat.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/3409915734434417582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/3409915734434417582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/10/ceker-ayam-yang-sangat-bermanfaat.html' title='CEKER AYAM YANG SANGAT BERMANFAAT'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-6714096767152860115</id><published>2009-10-29T00:58:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T23:55:55.132-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masakan'/><title type='text'>Gulai Tahu Tempe</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SulTX-ri1dI/AAAAAAAAAAw/kGtKLh2TH3Q/s1600-h/gulai+tahu+tempe.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 246px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SulTX-ri1dI/AAAAAAAAAAw/kGtKLh2TH3Q/s320/gulai+tahu+tempe.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397937299807983058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari ini adalah hari Kamis. Kulihat kalender, wah, sudah tanggal 29. Hmm, itu berarti sudah ada peringatan dari kantong dompetku untuk waspada karena bulan sudah demikian tua. Dan bulan baru masih akan dimulai tiga hari lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini kubuka pintu kulkasku untuk memastikan apakah masih ada bahan makanan yang tersisa di sana untuk menyambung hidup keluargaku hari ini. Kupandang dengan memelas kulkas yang banyak ruang kosong di dalamnya karena terkena dampak tanggal tua. Dan akhirnya kutemukan juga sepotong sedang tempe dan beberapa potong tahu yang merana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara suamiku masih tertidur pulas, kuputar otakku untuk mencari ide memasak menu yang bisa menggoyang lidah meskipun dengan bahan sederhana seperti tahu dan tempe ini. Dan aha!!! Terlintas di pikiranku untuk membuat Gulai Tahu dan Tempe. Serta merta kuperiksa wadah bumbuku untuk memastikan bumbu-bumbu yang kuperlukan berada di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, rupanya masih ada. Hanya kelapa saja untuk membuat santan yang aku tidak punya. Akhirnya dengan bersemangat aku melesat keluar rumah pagi itu untuk membeli kelapa. Sebenarnya terbetik ide untuk memanfaatkan santan instan saja. Tapi mengingat kehamilanku, aku pun mengurungkan niat itu. Sebisa mungkin konsumsi bahan pengawet aku kurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah dia bahan-bahan untuk membuat Gulai Tahu dan Tempe ala keluarga Suseno :&lt;br /&gt;1 potong sedang tempe, iris dadu.&lt;br /&gt;4 potong sedang tahu, iris dadu .&lt;br /&gt;1/2 butir kelapa, ambi santannya, pisahkan santan kental dan santan encernya.&lt;br /&gt;2 lembar daun salam&lt;br /&gt;1 batang serai, memarkan&lt;br /&gt;2 cm lengkuas, memarkan&lt;br /&gt;1/2 butir tomat buah&lt;br /&gt;Gula, garam, dan penyedap rasa ayam secukupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note : Sebenarnya akan lebih enak dan lebih sehat lagi menggunakan kaldu ayam asli. Tapi berhubung tangal tua, ya sudahlah kupakai penyedap rasa ayam saja (kasihan si dedek nih makan MSG :( )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Next, bumbu halusnya adalah :&lt;br /&gt;3 buah cabe merah keriting&lt;br /&gt;6 buah cabe rawit&lt;br /&gt;4 siung bawang merah&lt;br /&gt;2 siung bawang putih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, kita mulai proses memasaknya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama, goreng dulu bahan-bahan untuk bumbu halus hingga matang, kemudian tiriskan.&lt;br /&gt;Masukkan santan encer ke dalam panci bersama lengkuas, daun salam dan tomat yang sudah diris-iris dan rebus sampai hampir mendidih. Sambil menunggu santan dkk tersebut mendidih, kita isi waktu dengan mengulek bumbu halus. Jangan lupa ditambahkan garam secukupnya pada saat mengulek yaa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hampir mendidih, masukkan tahu dan bumbu halus yang telah kita ulek tadi. Biarkan sampai benar-benar mendidih. Setelah benar-benar mendidih, masukkan tempe, gula, serta penyedap rasa ayam secukupnya. Tunggu sekitar 5-10 menit agar bumbu meresap ke dalam tahu dan tempe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, masukkan santan kental, tunggu hingga mendidih. Jangan lupa dicicipi agar seimbang rasa manis dan asinnya. Biarkan mendidih sebentar, dan angkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, iris bawang merah 3 siung saja, kemudian goreng kecoklatan. Taburkan di atas gulai tahu dan tempe yang tadi sudah matang, dan aduk-aduk sebentar.  Gulai Tahu Tempe siap dihidangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, menu tanggal tua kali ini siap dihidangkan. Selamat makan!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-6714096767152860115?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/6714096767152860115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/10/gulai-tahu-tempe_29.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/6714096767152860115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/6714096767152860115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/10/gulai-tahu-tempe_29.html' title='Gulai Tahu Tempe'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SulTX-ri1dI/AAAAAAAAAAw/kGtKLh2TH3Q/s72-c/gulai+tahu+tempe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6121959771625646981.post-7716896869032749040</id><published>2009-10-28T05:41:00.000-07:00</published><updated>2010-05-12T00:00:11.161-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Family'/><title type='text'>Kini Ku Tahu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SulUs-XKx6I/AAAAAAAAAA4/W-iyybIOwgw/s1600-h/kaL.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SulUs-XKx6I/AAAAAAAAAA4/W-iyybIOwgw/s320/kaL.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397938760011401122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekian lama hidup besamamu membuatku setiap hari berucap syukur.&lt;br /&gt;Bahwa Tuhan mempertemukan kita pada saat yang sungguh-sungguh sangat tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata cinta yang kuucap tiap hari rasanya tidak cukup&lt;br /&gt;Untuk mengutarakan rasa cinta yang membuncah dalam dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yes Honey, I Love You.&lt;br /&gt;I Love you so much.,&lt;br /&gt;I Love You with all my heart.,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamamu kurasa tenang dan nyaman setiap saat.&lt;br /&gt;Dalam kondisi apapun.&lt;br /&gt;Senang, sedih, bimbang, kuat, lemah, lapang, sempit, sehat, sakit...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau benar.,&lt;br /&gt;Kita memang diciptakan tidak dengan berbagai kesamaan seperti pasangan2 yang lain.&lt;br /&gt;Kita dipersatukandengan berbagai perbedaan, bahkan dengan sangat sedikit kesamaan.&lt;br /&gt;Tapi justru dengan itu kita menjadi kuat.&lt;br /&gt;Dan saling menguatkan satu sama lain.&lt;br /&gt;Kau relakan bahumu untukku besandar ketika aku menangis.&lt;br /&gt;Kau sediakan tanganmu untuk membimbingku ketika aku letih berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini ku tahu, kenapa Tuhan mempertemukan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk itulah aku berusaha menjadi yang terbaik bagimu.&lt;br /&gt;Berusaha membahagiakanmu setiap saat.&lt;br /&gt;Mungkin beberapa diantaranya tidak berkenan di hatimu.&lt;br /&gt;Untuk itu aku meminta maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi percayalah....&lt;br /&gt;Kaulah anugerah terindah yang diberikan Tuhan untukku.,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Love you so much, suamiku... :*&lt;br /&gt;Selamat ulang tahun yang ke-28.&lt;br /&gt;Semoga Tuhan memberikan umur yang berkah bagimu.&lt;br /&gt;Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Hadiah ulang tahun yang tertunda&lt;br /&gt;untuk suamiku tercinta *&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6121959771625646981-7716896869032749040?l=andrianisuseno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/feeds/7716896869032749040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/10/kini-ku-tahu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/7716896869032749040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6121959771625646981/posts/default/7716896869032749040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andrianisuseno.blogspot.com/2009/10/kini-ku-tahu.html' title='Kini Ku Tahu'/><author><name>Andriani Suseno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03732464533335538283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SukbbjxiAtI/AAAAAAAAAAM/Nh70L4RJEbo/S220/8.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_szBUuXQyGG8/SulUs-XKx6I/AAAAAAAAAA4/W-iyybIOwgw/s72-c/kaL.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
